PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menegaskan penanganan terhadap Jembatan Sungai Cindur di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, masih bersifat sementara. Langkah darurat tersebut dilakukan untuk memastikan akses masyarakat tetap dapat dilalui dengan aman sambil menunggu penanganan lanjutan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST melalui Kepala Bidang Bina Marga Rasqi Rades ST kepada Riau Pos, Selasa (28/7) mengatakan, pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi jembatan yang mengalami kerusakan.
“Begitu menerima informasi, kami langsung melakukan peninjauan ke lokasi, Jumat (24/7). Esoknya, melakukan penanganan sementara ada lantai jembatan yang menggunakan kayu agar tetap bisa dilalui dengan aman oleh masyarakat,” ujarnya.(adv)
Baca Juga: Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
Menurutnya, perbaikan sementara dilakukan dengan menambah kayu pada bagian lantai yang rusak. Upaya tersebut bertujuan mengurangi risiko bagi pengguna jalan, terutama kendaraan yang melintasi jembatan setiap hari.
Rades berharap kendaraan angkutan produksi dapat menyesuaikan muatan tonase saat melintasi jembatan tersebut. ’’Perbaikan masih bersifat sementara. Kami fokus memastikan jembatan tetap aman digunakan. Perbaikan permanen tentu membutuhkan kajian dan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menjelaskan, secara administratif posisi Jembatan Sungai Cindur berada lebih dekat ke wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Namun, masyarakat Kabupaten Rohul merupakan pengguna terbanyak jalur tersebut karena menjadi akses utama pengangkutan hasil perkebunan sekaligus penghubung kawasan perbatasan.
“Walaupun secara administrasi lebih dekat ke Rohil, jembatan ini lebih banyak dimanfaatkan masyarakat Rohul. Atas instruksi Pak Bupati Rohul, kami mengambil langkah cepat melakukan penanganan sementara demi keselamatan pengguna jalan,” kata Rades.
Diketahui, Jembatan Sungai Cindur sendiri merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Rohul dan Rohil dengan Kabupaten Padang Lawas Utara serta Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara. Selain menjadi akses masyarakat, jembatan tersebut juga berperan penting dalam kelancaran distribusi hasil perkebunan dari wilayah perbatasan.(adv)
Editor : Arif Oktafian