Anak yang Pingsan di Dalam Mobil Setelah Terjebak di Jalan Rusak Sontang-Duri Akhirnya Meninggal

Engki Prima Putra • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 20:05 WIB
Warga mengevakuasi seorang anak bernama Naufal Arrafi (9) yang pingsan dari dalam mobil Avanza saat terjebak di kerusakan jalan provinsi Sontang Duri yang tergenang air hingga akhirnya meninggal dunia.Kamis (30/7/2026). (Warga Sontang untuk Riaupos.co)
Warga mengevakuasi seorang anak bernama Naufal Arrafi (9) yang pingsan dari dalam mobil Avanza saat terjebak di kerusakan jalan provinsi Sontang Duri yang tergenang air hingga akhirnya meninggal dunia.Kamis (30/7/2026). (Warga Sontang untuk Riaupos.co)

 

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Duka mendalam menyelimuti keluarga Naufal Arrafi (9). Bocah asal Desa Muara Rumbai, Kecamatan Rambah Hilir itu akhirnya meninggal dunia setelah sebelumnya ditemukan pingsan di dalam mobil Toyota Avanza yang terjebak di ruas Jalan Provinsi Sontang-Duri yang rusak parah, Kamis (30/7/2026).

Korban yang merupakan murid SDN 011 Kecamatan Rambah Hilir itu, mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju RSUD Rokan Hulu, setelah sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bonai Darussalam.

Sementara iqbal Hafidz selaku Sopir Mobil Avanza yang merupakan paman korban telah pulih setelah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Bonai Darussalam hingga diperbolehkan pulang oleh tim dokter yang menangani.

Baca Juga: Wako Agung: Seluruh Koperasi di Pekanbaru Harus Maju dan Sejahterakan Anggota

Kepala Puskesmas Bonai Darussalam dr Andrew Ludig Sitorus saat dikonfirmasi Riaupos.co, Kamis (30/7/2026) petang,  membenarkan pihaknya menerima dua pasien dalam kondisi tidak sadarkan diri sekitar pukul 11.00 WIB.

"Kami menerima dua pasien. Saat itu kami fokus melakukan penanganan medis. Penyebab pasti hilangnya kesadaran belum dapat dipastikan," ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan penanganan awal selama sekitar 10 menit, kondisi Ikbal Hafidz mulai membaik. Namun, Naufal tidak menunjukkan respons sehingga diputuskan untuk segera dirujuk ke RSUD Rokan Hulu.

Baca Juga: Terima Divonis 2 Tahun, Advokat Dani M Nursalam: Kebenaran Telah Menemukan Jalannya

"Korban dewasa sudah stabil. Sedangkan anak masih belum sadar sehingga kami rujuk ke RSUD Rokan Hulu agar mendapat penanganan lebih lanjut," jelasnya.

Namun di tengah perjalanan, kondisi Naufal terus menurun. Akhirnya tenaga kesehatan yang berada di mobil ambulans kemudian singgah ke Puskesmas Rambah Hilir untuk memastikan kondisi korban.

"Pasien atas nama Naufal Arrafi dirujuk dari Puskesmas Bonai Darussalam menuju RSUD Rokan Hulu. Saat diperiksa kembali oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Rambah Hilir, pasien dipastikan telah meninggal dunia sebelum sempat tiba di RSUD Rokan Hulu," kata dr Andrew.

Baca Juga: Bukan Cuma Disain, Kia The All-New Seltos Bibandrol Segini di GIIAS 2026, Siap-Siap Antre

Jenazah Naufal Arrafi kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Muara Rumbai, Kecamatan Rambah Hilir, untuk disemayamkan. Sementara itu, Ikbal Hafidz yang juga sempat kehilangan kesadaran berhasil selamat. Setelah menjalani observasi dan kondisinya dinyatakan stabil, ia diperbolehkan pulang sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 10.30 WIB di ruas jalan penghubung Desa Sontang-Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam. Mobil Toyota Avanza warna silver bernomor polisi B 2051 BRA yang ditumpangi Naufal bersama pamannya, Ikbal Hafiz (29), diduga terjebak cukup lama akibat kerusakan jalan yang dipenuhi genangan air.

Kondisi tersebut pertama kali diketahui seorang warga yang sedang mendokumentasikan kerusakan jalan. Ia merasa curiga karena mobil berhenti cukup lama tanpa ada aktivitas dari dalam kendaraan.

Baca Juga: RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam Berhasil Pertahankan Akreditasi Internasional Joint Commission International

"Awalnya kami mengira mobil itu kosong. Setelah didekati, ternyata ada dua orang di dalam. Wajah keduanya pucat dan tidak sadarkan diri. Kaca mobil dalam keadaan terbuka," ujar salah seorang warga yang ikut mengevakuasi korban.

Warga kemudian berusaha mengevakuasi Naufal dan Ikbal ke Puskesmas Bonai Darussalam. Saat proses evakuasi, beberapa warga mengaku sempat mencium aroma yang diduga menyerupai bau gas dari dalam mobil. Ketika ditemukan, mesin mobil sudah dalam keadaan mati. Berdasarkan informasi di lokasi, sebelumnya AC kendaraan sempat menyala, sementara kaca di sisi pengemudi dalam kondisi terbuka.

Hingga kini, penyebab pasti hilangnya kesadaran kedua korban saar berada di dalam mobil avanza yang terjebak genangan air di ruas jalan provinsi Sontang-Duri masih belum dapat dipastikan. 

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan, Diskes Inhu Gelar Pelatihan Penanganan Pasien Stroke bagi Dokter dan Perawat 

Namun, tragedi yang berujung pada meninggalnya Naufal Arrafi kembali memunculkan desakan masyarakat agar pemerintah segera melakukan perbaikan permanen terhadap kerusakan ruas Jalan Sontang-Duri sebelum kembali memakan korban. (epp)

Editor : M. Erizal
pingsan di dalam mobil jalan rusak meninggal