PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - "Jangan pernah merasa paling hebat dari teman yang lain." Kalimat itu menjadi pesan yang paling ditekankan Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Rohul Tahun 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul, Senin (3/8/2026) malam.
Menurut orang nomor satu Rohul itu, keberhasilan lolos sebagai anggota Paskibraka bukanlah alasan untuk berbangga diri. Sebaliknya, para peserta dituntut tetap rendah hati, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan serta terus menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.
Pembukaan Diklat Paskibraka ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada dua perwakilan calon anggota Paskibraka Kabupaten Rohul. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Rohul H Syafaruddin Poti SH MM, Ketua DPRD Rohul Hj Sumiartini, unsur Forkopimda Rohul.
Baca Juga: 5 Makanan yang Bagus Dalam Mendukung Fungsi Tubuh, Ada Buah, Sayur hingga Rempah
Pj Sekda Rohul Drs H Yusmar MSi, para kepala OPD, Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa (Iwasbang) Kesbangpol Rohul Ira Puspita, para camat se Rohul, pelatih, tim medis, panitia serta seluruh peserta Diklat Paskibraka Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi menjadi calon anggota Paskibraka. Menurutnya, mereka merupakan putra-putri terbaik Rokan Hulu yang terpilih melalui proses seleksi yang ketat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik Kabupaten Rohul yang dipercaya menjadi peserta Diklat Paskibraka tahun ini. Kalian hadir di sini bukan karena kebetulan, melainkan karena kemampuan, kedisiplinan, semangat, dan kerja keras yang telah kalian tunjukkan," ujar mantan Kadis PUPR Rohul itu.
Baca Juga: Ganti Kendaraan lebih Mudah Pakai OLXmobbi yang Kembali Jadi Mitra Trade-in GIIAS 2026
Bupati Anton menegaskan, Diklat Paskibraka bukan sekadar mempersiapkan peserta untuk bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan proses pembentukan karakter generasi muda agar memiliki mental tangguh, disiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa pemimpin.
"Diklat ini adalah proses menempa karakter. Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta kepada daerah, bangsa dan negara," katanya.
Bupati mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah maupun Kabupaten Rohul selama mengikuti pendidikan dan pelatihan. Peserta diminta menghormati orang tua, mematuhi arahan pelatih serta membangun persaudaraan yang kuat antar sesama peserta diklat.
"Jangan pernah merasa lebih hebat dari teman yang lain. Keberhasilan tidak lahir dari kesombongan, tetapi dari kerendahan hati, kebersamaan, dan kemauan untuk terus belajar menjadi lebih baik," tegas Anton.
Ditambahnya, nilai-nilai disiplin, kebersamaan dan jiwa kepemimpinan yang diperoleh selama mengikuti diklat harus menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka.
Bupati Anton menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesbangpol Rohul , para pelatih, pembina, panitia, serta tim medis yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian Diklat Paskibraka 2026. "Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh pelatih, pembina, panitia, tim medis dan Badan Kesbangpol Rohul yang telah bekerja keras membina putra-putri terbaik daerah ini. Semoga seluruh pengabdian yang dilakukan menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan bangsa dan negara," tutupnya.
Baca Juga: Tak Kuorum, Rapat Banggar DPRD Rohil Sempat Diskorsing Dua Kali
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Rohul Gorneng SSos MSi mengatakan, Diklat Paskibraka Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 diikuti 25 peserta, terdiri dari 13 laki-laki dan 12 perempuan. Mereka merupakan putra-putri terbaik Rohul yang masih duduk di bangku SLTA dan telah lolos melalui proses seleksi calon anggota Paskibraka tingkat kabupaten.
Ia menjelaskan, pendidikan dan pelatihan akan berlangsung hingga menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
"Selama mengikuti diklat, para peserta akan dibekali pembinaan fisik, mental, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga teknik pengibaran bendera sebagai persiapan menjalankan tugas kenegaraan," ujar mantan Kepala Dinas Kominfo Rohul tersebut. (epp)
Editor : M. Erizal