Dua Bupati Kompak Perjuangkan Jalan Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas Jadi Jalan Nasional

Engki Prima Putra • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Bupati Rohul Anton bersama Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan (tengah) foto bersama dengan Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Erna Wijayanti untuk pertemuan di Ditjen Bina Marga Kementerian PU, Selasa (11/8/2026). (Prokopim Setda Rohul untuk Riaupos.co)
Bupati Rohul Anton bersama Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan (tengah) foto bersama dengan Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Erna Wijayanti untuk pertemuan di Ditjen Bina Marga Kementerian PU, Selasa (11/8/2026). (Prokopim Setda Rohul untuk Riaupos.co)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO)-Ada harapan besar di balik pertemuan dua kepala daerah di Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Selasa (11/8/2026). Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM bersama Bupati Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut) Putra Mahkota Alam Hasibuan SE kompak memperjuangkan ruas jalan Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas agar naik status menjadi jalan nasional.

Upaya tersebut dilakukan dengan mendatangi Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Selasa (11/8/2026). Pertemuan dua kepala daerah tersebut disambut Erna Wijayanti selaku Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan. Langkah kongkrit ini, untuk mendorong pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap ruas jalan yang dinilai memiliki posisi strategis bagi kedua daerah.

Dalam pertemuan itu, Bupati Rohul Anton berdiskusi dengan Plt Direktur Sistem Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan terkait rencana peningkatan status ruas Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas.

 Baca Juga: 225 Ketua RT-RW dan Pengurus Dasawisma Payung Sekaki Dikukuhkan, Wako Agung Nugroho Minta Hal Ini

Turut mendampingi Bupati Rohul, Plt Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST, Plt Kadisdikpora Rohul Alreza Ahyu SE MSi dan Kabid Bina Marga Resqi Rades ST. Sementara Bupati Padang Lawas juga hadir bersama rombongan.

Bupati Rohul Anton ST MM mengatakan, kehadiran kedua pemerintah daerah dalam pertemuan tersebut merupakan bentuk keseriusan bersama untuk memperjuangkan kepentingan strategis yang berkaitan langsung dengan konektivitas Rohul dan Padang Lawas.

Menurutnya, ruas Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan ekonomi, mobilitas masyarakat serta distribusi berbagai komoditas antara Riau dan Sumut.

Karena itu, perubahan status jalan menjadi jalan nasional dinilai sebagai langkah strategis untuk mendapatkan dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan dan peningkatan kualitas jalan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

 Baca Juga: Era Plt Segera Berakhir, 29 ASN Bersaing Rebut 8 Kepala OPD Rohul, Penentuan Akhir di Tangan Bupati

“Ini bukan sekadar perubahan status jalan. Ada kepentingan yang lebih besar, terutama bagaimana konektivitas antardaerah semakin kuat dan pergerakan ekonomi masyarakat semakin lancar,” ujar Bupati Anton usai kunjungan Ditjen Bina Marga Kementerian PU.

Mantan Kadis PUPR Rohul itu menjelaskan, apabila usulan tersebut terealisasi, peningkatan kualitas jalan diharapkan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi daerah.

Jalur Strategis penghubung Riau dan Sumut ini, akan lebih baik dan mempermudah pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan dari sentra produksi menuju pasar. Selain mempercepat waktu tempuh, kondisi tersebut juga berpotensi menekan biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu faktor dalam rantai distribusi.

 Baca Juga: Dugaan Korupsi Pengelolaan Kuota Haji, Mantan Menag Yaqut Cholil Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Dampaknya diharapkan ikut dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang jalur tersebut. Aktivitas perdagangan dapat berkembang seiring semakin lancarnya arus orang, barang dan jasa antara Rohul dengan wilayah Sumut. ''Bahkan, warga Kabupaten Padang Lawas yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tambusai, berobat terdekatnya ke RSUD Rokan Hulu,'' katanya.

Tidak hanya sektor pertanian dan perkebunan, sebut Bupati Anton, peningkatan konektivitas juga dinilai dapat membuka peluang baru di bidang investasi dan pariwisata. Akses yang semakin mudah akan membuat mobilitas masyarakat dan pelaku usaha antardaerah menjadi lebih efisien. Potensi ekonomi yang selama ini belum berkembang secara maksimal pun diharapkan dapat ikut terdorong.

''Bagi Rohul, konektivitas menuju Sumut memiliki arti penting karena dapat memperluas akses pasar bagi berbagai produk unggulan daerah. Hubungan ekonomi dengan wilayah tetangga juga berpeluang semakin kuat,'' sebutnya

Bupati Anton menargetkan peningkatan status ruas Simpang Rantau Berangin-Pasirpengaraian-Padang Lawas dapat terealisasi pada 2027. Untuk mewujudkannya, Pemkab Rohul akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian PU sesuai tahapan dan ketentuan pemerintah pusat.

Langkah Bupati Anton turun langsung menyampaikan usulan tersebut menunjukkan keseriusan Pemkab Rohul memperjuangkan infrastruktur strategis yang berdampak terhadap konektivitas dan perekonomian masyarakat.

''Jika terealisasi, ruas tersebut tidak hanya menjadi penghubung Rohul dan Padang Lawas, tetapi juga berpotensi memperkuat arus orang, barang dan jasa serta membuka akses pasar, investasi dan perdagangan antara Riau dan Sumut. Namun realisasi peningkatan status jalan tersebut menunggu proses dan keputusan pemerintah pusat, mohon doanya'' ujar Bupati Anton.(epp)

 

Editor : Edwar Yaman
Jalan Rantau Berangin padang lawas pasirpengaraian jalan nasional