PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) --Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) segera melakukan penataan jabatan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Saat ini, 10 OPD masih dipimpin pelaksana tugas (Plt) dan dalam waktu dekat akan dilakukan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon II di lingkungan Pemkab Rohul untuk mengisi jabatan tersebut secara definitif.
Seleksi JPTP ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta ASN dalam penataan birokrasi Pemkab Rohul. Melalui mekanisme tersebut, pejabat yang menduduki jabatan strategis diharapkan memiliki kompetensi, kapasitas kepemimpinan dan rekam kinerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Bupati Rohul Anton ST MM melalui Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul Drs H Yusmar MSi yang juga Ketua Komite Manajemen Talenta ASN mengatakan, seleksi JPTP akan dilaksanakan untuk mengisi sejumlah jabatan yang saat ini masih dijabat Plt.
Baca Juga: Makin Meriah Wedding Fair Sea of Love Hadirkan 90 Vendor di Living World
"Pemkab Rohul menerapkan manajemen talenta. Karena masih terdapat sejumlah jabatan yang dijabat Plt, khususnya di OPD, maka dalam waktu dekat kita akan melaksanakan seleksi JPTP untuk mengisi jabatan tersebut secara definitif," ujar H Yusmar menjawab Riaupos.co, Selasa (25/8/2026), terkait masih adanya Kepala OPD Rohul yang dijabat oleh Plt.
Adapun 10 OPD yang masih dipimpin Plt yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Dinas Perhubungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD).
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dissos P3A), Inspektorat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) serta Satpol PP dan Damkar Rohul juga terdapat dua jabatan Staf Ahli yang kosong.
Baca Juga: Kebakaran Lahan di Kampar Capai 13 Hektare, Petugas Terus Lakukan Pendinginan
Menurut Yusmar, pengisian jabatan secara definitif diperlukan untuk memperkuat efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di masing-masing OPD. Dengan adanya pimpinan definitif, pelaksanaan program, pengambilan kebijakan dan koordinasi organisasi diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Yusmar menegaskan, penerapan manajemen talenta tidak sekadar untuk mengisi jabatan yang kosong. Penataan birokrasi tersebut diarahkan untuk memastikan pejabat yang ditempatkan benar-benar memiliki kemampuan dan kapasitas sesuai kebutuhan organisasi.
"Sesuai komitmen Bupati dan Wabup Rohul, penempatan pejabat dilakukan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi. Jadi bukan sekadar mengisi jabatan, tetapi bagaimana pejabat yang ditempatkan mampu membawa organisasi bekerja lebih baik," kata mantan Kepala Bapperida Rohul itu.
Baca Juga: Berdoa Memohon Turunnya Hujan, Kecamatan Teluk Meranti Gelar Salat Istisqa
Ia berharap semakin lengkapnya struktur pimpinan OPD nantinya dapat membuat roda pemerintahan Pemkab Rohul berjalan lebih efektif dan efisien. Pada akhirnya, kondisi tersebut diharapkan berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Yusmar mengatakan penerapan manajemen talenta akan menjadi bagian penting dalam penataan birokrasi Pemkab Rohul ke depan. Setiap pejabat yang dipercaya mengisi jabatan strategis dituntut memberikan kontribusi terbaik sesuai kapasitas dan kompetensinya.
Terkait seleksi JPTP yang akan dilaksanakan, Yusmar berharap proses tersebut menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas dan kapasitas kepemimpinan. "Kita berharap proses seleksi JPTP yang akan dilaksanakan nantinya menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas dan kapasitas kepemimpinan. Dengan demikian, pengisian jabatan definitif tidak hanya menyelesaikan persoalan kekosongan jabatan, tetapi juga memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Rohul," tutup Yusmar yang juga sebagai Asisten II Setda Rohul itu.
Editor : Rinaldi