Banyak Lubang, Pengendara Diminta Waspada Melintas di Jalan Provinsi Ujung Batu Timur

Engki Prima Putra • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:58 WIB
Pengendara menghindari titik jalan rusak dan berlubang yang tergenang air saat melintasi ruas jalan provinsi di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Rohul, Jumat (28/8/2026). (Warga Ujung Batu untuk Riaupos.co)
Pengendara menghindari titik jalan rusak dan berlubang yang tergenang air saat melintasi ruas jalan provinsi di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Rohul, Jumat (28/8/2026). (Warga Ujung Batu untuk Riaupos.co)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pengendara yang melintas di ruas jalan provinsi di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), harus ekstra waspada.

Sejumlah titik badan jalan dipenuhi lubang dengan ukuran dan kedalaman bervariasi. Saat hujan, lubang yang tertutup genangan air semakin sulit terlihat dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Kondisi jalan yang mengalami kerusakan tersebut juga membuat pengendara harus mengurangi kecepatan dan bermanuver untuk mencari jalur yang lebih aman. 

Baca Juga: Modus Ancam Pengelola SPBU, 4 Orang Asal Pekanbaru Ngaku Wartawan Nyaris Diamuk Massa di Sijunjung

Bahkan, pengendara yang berupaya menghindari lubang berisiko bersenggolan atau bertabrakan dengan kendaraan lain, terutama ketika arus lalu lintas sedang ramai.

Pantauan lapangan Jumat (28/8/2026), kerusakan terlihat di sejumlah titik ruas jalan provinsi di Dusun Sei Danto, Desa Ujung Batu Timur. Lubang tampak berada di sisi kanan maupun kiri badan jalan dengan kedalaman yang berbeda-beda.

Beberapa lubang terlihat cukup lebar dan dalam. Ketika terdapat genangan air, kondisi permukaan jalan yang rusak menjadi sulit diperkirakan. Pengendara pun harus memperlambat laju kendaraan sebelum melewati titik tersebut.

Baca Juga: Milad Ke-21 Tahun, Universitas Abdurrab, Menuju Kampus Berkelas Global

Kondisi ini semakin berisiko pada malam hari minim penenrangan maupun ketika hujan turun. Minimnya visibilitas terhadap lubang membuat pengendara harus lebih berhati-hati agar tidak terperosok atau kehilangan kendali saat melakukan manuver.

Salah seorang warga Ujung Batu Timur, Hendra Ramadan, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, jumlah lubang di beberapa titik semakin bertambah dan sebagian kondisinya semakin dalam.

“Lubangnya semakin banyak dan dalam. Kalau hujan, lubang tertutup genangan sehingga pengendara tidak tahu seberapa dalam. Pengendara terpaksa menghindar ke kiri atau kanan dan ini sangat berbahaya,” ujar Hendra saat menghubungi Riaupos.co, Jumat (28/8/2026), terkait kerusakan badan jalan provinsi di Desa Ujung Batu Timur.

Baca Juga: Kualitas Udara Masih Memburuk, Disdik Kembali Terapkan Belajar Daring Sabtu 29 Agustus

Hendra bahkan mengaku nyaris mengalami kecelakaan saat melintas di ruas tersebut, Kamis (27/8) malam. Saat berupaya menghindari lubang, ia terpaksa mengambil jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, kendaraan lain datang dari arah berlawanan.

“Saya sendiri Kamis malam nyaris mengalami kecelakaan saat menghindari jalan berlubang. Kalau tidak hati-hati, kendaraan bisa kehilangan keseimbangan atau bertabrakan dengan kendaraan lain,” katanya.

Menurut Hendra, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena ruas jalan provinsi itu merupakan akses yang cukup ramai digunakan masyarakat. Jalan tersebut juga menjadi salah satu jalur penghubung wilayah Rohul menuju Kabupaten Kampar.

Baca Juga: Akhir Pekan, Bapenda Pekanbaru Tetap Buka Layanan PBB

Ia berharap kerusakan pada titik-titik yang cukup parah segera mendapat penanganan sehingga tidak semakin membahayakan pengguna jalan.

“Masyarakat dan pengguna jalan berharap jalan ini segera diperbaiki. Jangan sampai menunggu ada korban lebih banyak baru dilakukan penanganan. Jalan ini setiap hari ramai dilalui kendaraan karena merupakan akses utama ruas jalan provinsi dari Rohul menuju Kampar,” harapnya.

Hal senada disampaikan warga Kelurahan Ujung Batu, Dewi. Ia berharap kondisi jalan yang rusak dan berlubang mendapat perhatian, terutama pada titik-titik yang dinilai paling membahayakan.

Baca Juga: Tim Pengabdian Unilak Gelar Pelatihan Digital Branding dan Smart Costing di SMKN 1 Kandis

Ia meminta penanganan tidak harus langsung dilakukan terhadap seluruh ruas jalan. Namun, lubang-lubang yang cukup dalam dan berada di jalur lalu lintas perlu mendapat penanganan lebih dahulu untuk mengurangi risiko kecelakaan.

“Kami berharap pemerintah provinsi segera turun melihat langsung kondisi di lapangan. Minimal lubang-lubang yang paling parah segera ditangani agar tidak membahayakan pengguna jalan dan menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas di Ujung Batu Timur,” ujar Dewi kepada Riaupos.co,Jumat (28/8/2026), keluhnya terhadap kerusakan jalan provinsi di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu.

Ia menilai kondisi jalan yang rusak bukan hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi dapat memengaruhi kelancaran aktivitas masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur lintas utama Ujung Batu-Tandun tersebut.

Baca Juga: Dampak Kabut Asap Sentuh Level Berbahaya, Polisi Tetapkan 40 Tersangka

''Kami masyarakat penanganan jalan provinsi di Dusun Sei Danto, Desa Ujung Batu timur menjadi perhatian serius dari pemerintah, jangan sampai menunggu ada korban jiwa akibat terjadinya lakalantas, baru diperbaiki,'' harapnya. (epp)

Editor : M. Erizal
jalan rusak jalan provinsi rokan hulu