PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Tak perlu menunggu laporan manual atau turun langsung ke setiap kecamatan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kini punya cara baru memantau aktivitas personel di lapangan.
Sebanyak 64 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang ditempatkan di 16 kecamatan dipantau melalui Google Forms.
Inovasi pelaporan digital tersebut memungkinkan pimpinan memantau aktivitas personel secara lebih cepat dari kantor. Setiap kegiatan yang dilakukan di wilayah tugas dapat dilaporkan melalui formulir daring, sehingga keberadaan dan aktivitas personel BKO lebih mudah dipantau serta dievaluasi.
Baca Juga: Diskominfoss dan PAPRI Kuansing Dukung Perjuangan Diva, Harumkan Nama Daerah di Panggung Nasional
Plt Kasat Satpol dan Damkar Rohul Denis Hendri melalui Kabid Operasi dan Pengamanan Satpol PP dan Damkar Rohul Hamsanah MPd, mengatakan penerapan Google Forms merupakan salah satu inovasi untuk memperkuat pengawasan terhadap personel BKO yang bertugas di kecamatan.
"Ini salah satu inovasi kita dalam melakukan pemantauan personel BKO di lapangan. Dengan menggunakan Google Forms, dari 16 kecamatan kita bisa memantau gerakan dan aktivitas mereka tanpa harus mengecek langsung ke lokasi," ungkap Hamsanah menjawab Riaupos.co, Kamis (10/9/2026), terkait peningkatan disiplin dan pengawasan terhadap keberadaan 64 personel BKO Satpol PP di 16 kecamatan se Rohul.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi tersebut bukan sekadar untuk memantau aktivitas personel, tetapi juga memastikan keberadaan BKO memberikan dampak nyata terhadap pelayanan ketenteraman dan ketertiban masyarakat di wilayah kecamatan.
Baca Juga: Kabupaten Inhu Sumbang 100 Titik Panas di Riau
Ia menegaskan, keberadaan 64 personel BKO di 16 kecamatan kini diperkuat dengan fungsi membantu Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) di masing-masing kecamatan. Personel diharapkan aktif mendukung pengawasan dan penanganan berbagai persoalan yang berkaitan dengan ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
Hamsanah menyebut penguatan fungsi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati dan Wakil Bupati Rohul agar Satpol PP dan Damkar yang berada di kecamatan tidak hanya hadir sebagai personel penugasan, tetapi ikut mengambil peran dalam mendukung tugas Trantibum.
"Personel BKO yang ditempatkan di kecamatan kita harapkan ikut membantu Seksi Trantibum. Mereka harus aktif di lapangan dan keberadaannya memberikan manfaat dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: Murid Sekolah di Kota Pekanbaru Belajar Pakai Masker di Tengah Kabut Asap
Dengan sistem pelaporan digital ini, lanjutnya, aktivitas personel dapat menjadi bahan evaluasi pimpinan, termasuk melihat pelaksanaan tugas di masing-masing kecamatan. Sistem tersebut sekaligus mendorong kedisiplinan dan akuntabilitas personel dalam menjalankan tugas.
Hamsanah berharap penguatan fungsi BKO Satpol PP dan pemanfaatan teknologi tersebut dapat membuat pengawasan lebih efektif, koordinasi lebih cepat, serta respons terhadap gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat di 16 kecamatan se Rohul semakin optimal. (epp)
Editor : M. Erizal