PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - KETERBATASAN fiskal daerah tidak boleh membuat roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ikut melambat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemacu bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bekerja lebih cerdas, efektif dan melahirkan inovasi.
Penegasan itu disampaikan Bupati Rohul H Anton ST MM menjawab Riau Pos, Kamis (1/10), usai bertindak sebagai inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat kabupaten di halaman Kantor Bupati Rohul.
Ia meminta seluruh kepala OPD dan pejabat eselon tetap menunjukkan semangat dan loyalitas dalam menjalankan tugas, meski pemerintah daerah saat ini harus melakukan efisiensi anggaran.
Baca Juga: Penguatan Tata Kelola Kelembagaan, Ini Pesan Tegas Yeni Dwi Putri untuk Tiga Organisasi Rohul
‘’Memang kondisi keuangan daerah kita saat ini sedang mengalami efisiensi. Tetapi kita tidak boleh kehilangan semangat dan loyalitas dalam menjalankan tugas. Justru kondisi ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih cerdas, lebih efektif dan lebih kreatif,’’ tegas Anton.
Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kepala OPD harus mampu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dan menyusun skala prioritas, sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Anton menekankan, setiap kepala OPD memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Rohul ke dalam program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Dishub Rohul Tindak Tegas Angkutan Barang Tak Pakai Terpal
Pelaksanaan program tidak cukup hanya sebatas memenuhi target administrasi, tetapi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung.
Orang nomor satu Rohul itu meminta jajaran pemerintah daerah tidak hanya bekerja dari balik meja. Kepala OPD harus turun langsung ke tengah masyarakat untuk melihat persoalan yang terjadi, mendengar keluhan dan mencari solusi berdasarkan kemampuan serta kewenangan pemerintah daerah.
Anton juga mengingatkan pentingnya loyalitas jajaran pemerintahan terhadap visi dan misi kepala daerah. Menurutnya, loyalitas tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, terutama dalam memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan di tengah tekanan fiskal.
Baca Juga: RAPBD-P Rohul Rp1,87 Triliun Diserahkan ke Pemprov Riau, Hasil Evaluasi Maksimal 15 Hari Kerja
Bupati berharap efisiensi anggaran tidak berhenti pada pengurangan belanja, tetapi diikuti dengan perubahan cara kerja yang lebih efektif. Setiap OPD dituntut mampu menentukan prioritas, memanfaatkan sumber daya secara optimal dan mencari terobosan agar pelayanan publik tetap berkualitas.(hen)
Laporan ENGKI PRIMA PUTRA, Pasirpengaraian
Editor : Arif Oktafian