Tinjau Proyek Jalan DBH Sawit Rp6,4 M, Bupati Anton Tegaskan Kualitas Harus Terjaga dan Bermanfaat

Engki Prima Putra • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 23:28 WIB
Bupati Rohul Anton didampingi Kadis PUPR H Zulfikri meninjau proyek peningkatan jalan Padang Bulan-Pasir Intan sepanjang 1,7 Km yang bersumber dari DBH sawit 2026 di Kecamatan Bangun Purba, Kamis (1/10/2026). (Dinas PUPR Rohul untuk Riaupos.co)
Bupati Rohul Anton didampingi Kadis PUPR H Zulfikri meninjau proyek peningkatan jalan Padang Bulan-Pasir Intan sepanjang 1,7 Km yang bersumber dari DBH sawit 2026 di Kecamatan Bangun Purba, Kamis (1/10/2026). (Dinas PUPR Rohul untuk Riaupos.co)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Di sela-sela kesibukannya menjalankan tugas pemerintahan, Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM menyempatkan diri turun langsung meninjau progres proyek pembangunan jalan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Bangun Purba, Kamis (1/10/2026) siang.

Proyek rekonstruksi dan peningkatan Jalan Padang Bulan-Pasir Intan tersebut, mendapat perhatian khusus oleh orang nomor satu Rohul itu. Pasalnya, jalan sepanjang 1,7 kilometer itu menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Pasir Intan dan Desa Bangun Purba Timur Jaya, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas petani sawit.

Pembangunan jalan dengan nilai kontrak mencapai Rp6,4 miliar itu saat ini masih dalam tahap pengerjaan Base B. Meski proses pekerjaan masih berjalan, Bupati Anton menegaskan kepada kontraktor pelaksana, agar kualitas konstruksi harus menjadi perhatian sejak awal hingga proyek selesai dan benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan di Jaring Ikan

Anton mengatakan, penggunaan DBH Sawit untuk pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pekerjaan tidak boleh hanya berorientasi pada kecepatan penyelesaian proyek, tetapi juga harus memperhatikan kualitas dan ketahanan infrastruktur.

"DBH Sawit ini kan uang rakyat, jadi harus kembali ke rakyat dalam bentuk jalan yang berkualitas. Saya minta jalan aspal sepanjang 1,7 kilometer ini benar-benar mulus, awet dan diawasi ketat. Jangan sampai ada pengurangan kualitas. Masyarakat silakan awasi bersama," tegas Bupati Anton didampingi Kadis PUPR Rohul H Zulfikri menjawab Riaupos.co, Kamis (1/10/2026), petang, usai meninjau proyek rekonstruksi/peningkatan Jalan Padang Bulan-Pasir Intan, Kecamatan Bangun Purba.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Anton meminta kontraktor melaksanakan seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Setiap tahapan pekerjaan juga harus dikerjakan secara benar agar kualitas jalan yang dihasilkan mampu bertahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga: Diduga Cabuli Lebih dari 20 Murid, Polres Kampar Tangkap Mantan Kepala Sekolah

Selain kualitas, ia mengingatkan agar pekerjaan diselesaikan sesuai batas waktu yang tercantum dalam kontrak. Pengawasan harus dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.

Dia menjelaskan, peningkatan kondisi jalan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Bangun Purba. Jalan yang lebih baik tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya petani sawit.

"Jalan penghubung dua desa ini merupakan urat nadi ekonomi petani sawit di Kecamatan Bangun Purba. Dengan mulusnya jalan, diharapkan biaya angkut TBS turun dan harga sawit petani lebih kompetitif," ungkap mantan Kadis PUPR Rohul tersebut.

Baca Juga: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Kampar, Ini Imbauan BPBD Kepada Warga

Anton berharap pembangunan jalan tersebut nantinya benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan distribusi hasil perkebunan dari wilayah Bangun Purba.

"Pembangunan infrastruktur jalan ini kita harapkan mampu memperlancar akses masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil produksi perkebunan kelapa sawit. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan semakin lancar, terutama dalam mengangkut hasil produksi perkebunan keluar," tutup Bupati Anton. 

Berdasarkan kontrak, pekerjaan rekonstruksi dan peningkatan Jalan Padang Bulan-Pasir Intan memiliki nilai Rp6.403.245.545. Pekerjaan dengan panjang penanganan efektif 1,7 kilometer tersebut, memiliki waktu pelaksanaan 105 hari kalender dan ditargetkan rampung pada 28 Desember 2026. PT Karya Nyata Jaya Raya sebagai kontraktor pelaksana, sedangkan pengawasan pekerjaan dilakukan CV Duta Riau Konsultan. (epp)

Editor : M. Erizal
Dbh sawit bupati rohul pembangunan jalan