BUJANG Dara Siak 2024 diraih M Farhan dari Kecamatan Tualang dan Vina Chantika dari Kecamatan Siak dalam malam grand final di Gedung Kesenian, Siak, Jumat (9/8) malam. Keduanya menyisihkan 26 finalis lainnya.
Keberhasilan Farhan dan Vina menjadi Bujang dan Dara Siak dilakukan penuh dengan perjuangan. Setelah terpilih 15 finalis, kemudian masuk 8 besar dan terpilih di 4 besar.
Dikatakan Bupati Siak Alfedri, Bujang Dara Siak merupakan ajang kompetisi tahunan yang menjadi wadah bagi para pemuda untuk menunjukkan kemampuan di bidang akademis, seni dan budaya serta sejarah, Bujang Dara juga diharapkan memiliki akhlak yang baik.
“Bujang Dara ini bukan hanya tentang kontes kecantikan dan ketampanan, tapi lebih jauh bagaimana Bujang Dara mampu menjadi duta yang menginspirasi, atas segala aspek yang dimilikinya,” kata Bupati Alfedri.
Baca Juga: Ketua DPRD Siak Indra Gunawan: Bersama Selamatkan Masyarakat dan Generasi Muda dari Narkoba, Bentuk Kelompok Terampil, Tolak Narkoba
Bupati Alfedri yang hadir bersama istri Rasidah Alfedri merasa senang bisa hadir pada malam puncak Bujang Dara Siak. “Saya bangga atas kemampuan komunikasi para finalis, yang telah berhasil melewati beragam tantangan hingga bisa masuk grand final,” kata bupati.
Bupati Alfedri yang hadir bersama Wakil Bupati Husni Merza juga menekankan pentingnya pengembangan karakter yang kuat dan tangguh pada generasi muda.
Hal ini dinilai penting, agar generasi muda mampu bertahan dalam menghadapi berbagai rintangan di masa yang akan datang.
Baca Juga: Hanya Rp1.000, Pelajar Bisa Buka Tabungan di BRK Syariah, Sudah 500 Pelajar Siak Jadi Nasabah
“Meraih kesuksesan dalam dunia bisnis tidak hanya bisa mengandalkan modal tapi juga kecerdasaan emosional dan kecerdasan spritual,” sebut Bupati Alfedri.
Bupati Alfedri memberi apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, pada iven ini. Segala bentuk dukungan akan membawa berkah bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Siak.(ifr)