SIAK (RIAUPOS.CO)- Selama lima hari, 1.000 pelajar dari tingkat TK/PAUD, SD/MI dan SMP/MTs belajar di Museum Budaya dan Sejarah Siak Balairung Sri melalui kegiatan belajar bersama di museum.
Hal tersebut dikatakan Pamong Budaya Museum Budaya dan Sejarah Balairung Sri, Nur Intan Asmara MPd. Belajar Bersama di museum dimulai Senin (12/8) dan berakhir Jumat (16/8) nanti.
Kegiatan ini terlaksana melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Museum dan Taman Budaya pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
“Pelajar dari tingkat TK/PAUD, SD/MI dan SMP/MTs di 14 kecamatan belajar di sini, kami kenalkan dengan sejarah dan budaya Siak dan yang terpenting tentang museum beserta koleksinya,” kata Nur.
Adapun jadwalnya, Senin, pelajar dari Kecamatan Siak, Dayun dan Tualang.
Selasa, pelajar dari Kecamatan Mempura, Sungai Apit, dan Kerinci kanan. Rabu, pelajar Bungaraya, Sabak Auh dan Kandis.
Kamis, pelajar Kecamatan Koto Gasib, Sungai Mandau dan Minas. Jumat, pelajar dari Lubuk Dalam dan Pusako.
Kegiatan ini merupakan event tahunan, para pelajar dan guru pendamping awalnya dikumpulkan dan diberikan penjelasan dan informasi tentang museum dan koleksinya, sekaligus dijelaskan bangunan museum ini merupakan bangunan cagar budaya peringkat nasional.
Selanjutnya petugas membawa pelajar berkeliling melihat semua koleksi, termasuk tempat persidangan di Lt 2 gedung museum yang dahulunya bernama Balai Kerapatan Tinggi.
“Setelah berkeliling, pelajar kami beri suvenir sebagai tanda mata pernah datang dan belajar di museum,” sebut Pamong Nur Intan.
Setiap tahun bergantian pelajar yang menjadi peserta. Dengan dikenalkan sejarah dan budaya sejak dini, pelajar akan semakin mencintai sejarah dan budaya Siak.
Event ini memberi dampak yang positif, terjadi peningkatan kunjungan, tak hanya kalangan pelajar tapi juga pengunjung umum dari dalam dan luar negeri.
“Bulan depan kami menggelar Pameran Temporer. Tema pameran berbeda beda setiap tahunnya, mulai dari permainan anak zaman dulu, mata pencaharian pada zaman dahulu, dan lainnya “ jelas Panong Nur Intan.
Pamong Nur Intan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung setiap kegiatan yang digelar, terutama para guru dan pelajar.(mng)
Editor : Rindra Yasin