SIAK (RIAUPOS.CO) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak sudah mulai melakukan pelipatan surat suara. Surat suara yang dilipat sebanyak 344.475 untuk Bupati dan Wabup Siak, serta 344.475 untuk Gubri dan Wagubri.
Jumlah surat suara disesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 344.475, ditambah pemungutan suara ulang (PSU) Bupati dan Wakil Bupati Siak sebanyak 2.000 lembar, namun tidak dilipat.
Demikian dikatakan Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Siak Budi Pranoto ST. Disebutkan Budi, ada 65 orang yang melipat surat suara, terdiri dari 49 perempuan dan 16 laki-laki.
Baca Juga: Surat Suara Tiba di Tujuh Daerah
Proses pelipatan surat suara ditinjau oleh Ketua KPU Siak Said Dharma Setiawan, dan komisioner serta perangkat KPU Siak. Petang ini, dijadwalkan Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi SIK MSI, Dandim 0322/Siak Letkol Riyanto Budi Nugroho dan Pjs Bupati Siak Indra Purnama akan meninjau pelipatan surat suara di gudang logistik KPUD Jalan Sapta Taruna atau Jalan Tangku Buwang Asmara Kota Siak.
“Kami menggunakan jasa warga setempat untuk melipat surat suara,” terang Budi.
Baca Juga: Wahid Diminta Benahi Jalan, Wardan Simulasi Pencoblosan, Syamsuar Disambut Antusias
Budi juga menjelaskan per lembar melipat suara diberi Rp180, dan akan dihitung berapa banyak setiap orang menyelesaikan lipatan.
Mereka yang melipat surat suara ini, rata rata tenaga yang memang sudah biasa dan rutin melipat surat suara.
Artinya, tidak ada kendala lagi dalam proses pelipatan yang dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.00 WIB, untuk hari pertama ini.
Baca Juga: Densus 88 Antiteror Cegah IRET Sejak Dini di Siak
“Estimasi kami, pelipatan akan selesai dalam 4 hari,” demikian dikatakan Budi.
Dikatakan Budi, pengawasan proses pelipatan tetap terus dilakukan tak hanya oleh pihak KPU tapi juga oleh personel Polri dari Polres Siak yang siaga di depan gudang logistik.
“Kami yakin proses pelipatan ini akan berjalan aman, dan lancar sesuai harapan bersama, dan selesai tepat waktu,” sebut Budi.(mng
Editor : RP Eka Gusmadi Putra