Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

300 KK di Benteng Hilir Mempura Siak Terdampak Banjir

Monang Lubis • Selasa, 14 Januari 2025 | 08:48 WIB
Rumah warga Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak tergenang banjir, Senin (13/1/2025).
Rumah warga Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak tergenang banjir, Senin (13/1/2025).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Curah hujan yang tinggi membawa dampak banjir pada Kampung Benteng Hilir, Dusun II, RT 8, 7, 6, 11, 5, Dusun I RT 9, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.

Sedikitnya 300 kepala keluarga di dua dusun Kampung Benteng Hilir terdampak banjir yang menggenangi rumah dan kebun.

Demikian dikatakan Plt Kalaksa BPBD Kabuaten Siak H Heriyanto SH. Penyebab banjir disebutkan Kalaksa Heriyanto, curah hujan 2 hari 2 malam, pasangnya air sungai, air melimpah dari kanal bloking PT Ekawana dan Arara Abadi, serta terjadinya pendangkalan aliran Sungai Tonggak.

Upaya yang telah dilakukan BPBD Kabupaten Siak, disebutkan Heriyanto, pihaknya turun ke lapangan berkoordinasi dengan perangkat kampung.

Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana banjir menggenangi kediaman warga, dan langkah strategis yang dapat dilakukan sebagai bentuk penanganan.

“Apabila keadaan banjir meningkat kami menyiapkan sarana dan prasarana seperti tenda pengungsi, perahu karet, life jacket,” sebut Kalaksa Heriyanto, Senin (13/1) siang.

Hasil koordinasi dengan perangkat kampung, dijelaskan Kalaksa Heriyanto, diketahui PT Arara Abadi telah menyalurkan bantuan berupa beras ukuran 5 kilogram sebanyak 200 karung dan penghulu kampung benteng hilir juga sudah menyediakan bantuan sebanyak 35 karung beras.

“Kami dari BPBD Kabupaten Siak akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial menindaklanjuti terkait bantuan untuk masyarakat,” jelas Kalaksa Heriyanto.

Wilayah terdampak banjir menjadi perhatian BPBD untuk melakukan Penanggulangan. Dan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan perusahaan terkait.

“Kami masih terus memantau perkembangan situasi di dua dusun tersebut, untuk memastikan apakah warga harus mengungsi dan dibangun dapur umum,” sebut Kalaksa Heriyanto.

Koordinasi dengan dua perusahaan tersebut secara intens juga dilakukan agar air melimpah dari kanal bloking dapat dicarikan solusinya, sehingga tidak ke perkampungan.

Lebih jauh dikatakan Kalaksa Heriyanto, pihaknya terus melakukan pengawasan wilayah rawan banjir lainnya sekaligus melakukan pencegahan dan upaya mengatasi.(mng)

Editor : Arif Oktafian
#curah hujan #mempura #banjir #siak