Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Masyarakat Siak Turun ke Jalan, Tolak PSU Jilid II, Minta KPU dan Bawaslu di Sidang MK Sampaikan Kebenaran dan Fakta

Monang Lubis • Senin, 28 April 2025 | 15:30 WIB
Massa aksi Aliansi Masyarakat Siak turun ke jalan datangi KPU dan Bawaslu tolak PSU jilid II dan meminta KPU dan Bawaslu ungkap kebenaran dan fakta saat sidang MK, Senin (28/4/2025).
Massa aksi Aliansi Masyarakat Siak turun ke jalan datangi KPU dan Bawaslu tolak PSU jilid II dan meminta KPU dan Bawaslu ungkap kebenaran dan fakta saat sidang MK, Senin (28/4/2025).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Tak terbendung, masyarakat Siak turun ke jalan, dengan titik kumpul di halaman Masjid Islamic Centre, lalu bergerak ke Kantor KPU dan Kantor Bawaslu.

Aksi Aliansi Masyarakat Kabupaten Siak/Istana Matahari Timur menggugat dikomandoi oleh Wan Hamzah, tokoh muda dan inspiratif, serta tegas untuk sebuah kebenaran.

Massa bergerak dari MasJid Islamic Centre sekitar pukul 10.00 WIB menuju Kantor KPU Siak. Orasi lintas suku menggema dari balik pengeras suara. Ada dari tokoh Melayu, Batak, Minang, Nias, Jawa.

Para tokoh yang menyuarakan aspirasinya, mengajak untuk bersatu di tengah kondisi Siak yang tidak baik baik saja.

Ariadi Tarigan, Unggal Gultom mengajak semuanya tak lagi membicarakan suku, tapi bagaimana bersama-sama menjaga Siak ini agar tetap utuh, tidak bercerai berai.

“Tolak PSU jilid II,” teriak massa sambil mengangkat tangan diri yang terkepal.

Sambung menyambung para tokoh lintas suku memberikan orasi, yang mengajak semua tetap menjaga semangat persatuan.

Selanjutnya Wan Hamzah memberikan ruang kepada Ketua KPU Siak Said Dharma Setiawan untuk memberikan penjelasan.

Said Dharma Setiawan memberikan penjelasan kepada massa dengan naik di atas mobil yang didesain sebagai panggung. Dari sana, Said Dharma mengatakan dia kemarin sudah sampai di Jakarta, lalu memilih pulang ke Siak.

“Saya pulang untuk memberikan penjelasan kepada rekan-rekan dan saudara semua, apa yang kami lakukan sesuai aturan yang berlaku,” kata Said Dharma.

Said Dharma meminta dukungan dari seluruh masyarakat Siak, bahwa apa yang dilakukan KPU sudah sesuai prosedur dan aturan yang berlaku yaitu PKPU No 8 Tahun 2024.

Selanjutnya pernyataan sikap Aliansi Masyarakat Siak Menuntut Keadilan diserahkan kepada Said Dharma Setiawan.

Sebelum diserahkan, pernyataan sikap itu dibacakan di depan massa.

Saat ini telah terjadi perampasan keadilan. Oleh karena itu, disampaikan beberapa tuntutan, meminta KPU dan Bawaslu Kabupaten Siak untuk memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya tanpa merugikan pihak manapun.

Meminta KPU dan Bawaslu untuk bertanggung jawab sepenuhnya dan bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Siak.

Meminta KPU dan Bawaslu untuk segera mengakhiri kisruh Pilkada Kabupaten Siak.

Untuk mendesak, memantau dan memastikan terpenuhinya rasa keadilan serta terciptanya keamanan dengan tegas menolak jika PSU dilakukan kembali.

Jika PSU dilakukan kembali, masyarakat bawah yang akan merasakan kelelahan. Cukup PSU Jilid I, jangan sampai ada PSU Jilid II.

Sementara Ketua Bawaslu Zulfadli menyambut massa aksi di kantornya. Zulfadli mengatakan, Bawaslu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Aliansi Masyarakat Siak yang telah menyampaikan aspirasi dengan damai dan kondusif.

“Bawaslu memastikan tetap bersikap netral dan bertindak sesuai konstitusi baik di luar ataupun dalam proses PHPU serta akan menyampaikan kebenaran dan fakta di hadapan Mahkamah Konstitusi,” jelasnya.

Bawaslu mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas dan ketertiban di Mabupaten Siak.

“Mari sama-sama menghormati pelaksanaan proses PHPU di MK,” ajak Zulfadli. (mng)

Editor : M. Erizal
#pilkada siak #PSU Siak #turun ke jalan #Pilkada siak psu #Demo tolak psu siak jilid II #Demo ribuan warga siak tolak psu jilid II #aksi massa #masyarakat siak #Ribuan warga siak turun ke jalan