SIAK (RIAUPOS.CO) - Jasad terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Kampung Lubuk Tilan, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak sudah dibawa untuk dimakamkan oleh keluarganya. Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Siak AKP Bayu Ramadhan Effendi pada Selasa (20/5/2025) pagi.
Disebutkan Kasat Bayu, jasad terduga pelaku sudah dengan keluarga sejak Ahad (18/5/2025) setelah dilakukan autopsi. Saat ini, menurut Bayu Ramadhan pihaknya sedang fokus pada dua terduga pelaku curat yang kini masih buron.
“Identitas keduanya sudah kami ketahui. Keberadaan keduanya masih dalam penyelidikan,” jelas Kasat Bayu.
Sementara sebelumnya dijelaskan Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra SH SIK MSi, telah terjadi curat di Kampung Lubuk Tilan. Pelaku curat yang dikepung massa menabrak penghulu atau Kepala Desa Lubuk Tilan H Lamin Raharjo SH. Curat yang terjadi pada Ahad (18/5/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, dan menimbulkan korban seorang kepala desa, membuat massa hilang kendali.
“Satu terduga pelaku kami temukan tewas di lokasi kejadian, dan Satreskrim Polres Siak untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi,” kata Kapolres Eka.
Sementara Penghulu Lubuk Tilan yang kini menjalani perawatan di rumah sakit swasta di Pekanbaru, menjalani operasi di bagian kepala. Hal ini didapat dari sahabatnya sesama kepala desa yaitu Kepala Desa Banjar Seminai Siti Aminah.
“Saya kemarin hendak besuk, namun belum bisa ketemu, karena persiapan operasi di bagian kepala,” kata Siti Aminah.
Penghulu Siti Aminah mengucapkan doa terbaik untuk Kepala Desa Lubuk Tilan H. Lamin Raharjo SH Semoga lekas sembuh.(mng)
Editor : Edwar Yaman