SIAK (RIAUPOS.CO) - Satu pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Lubuk Tilan, Kecamatan Dayun Siak, pada Ahad (18/5/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, dibekuk di rumah kosong tak jauh dari Lubuk Tilan. Tersangka berinisila MIR (31) dibekuk pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Hal ini dikatakan Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra SIK MSI, melalui Kasat Reskrim Polres Siak AKP Bayu Ramadhan Effendi. Tim melakukan penelusuran lokasi sekitar Lubuk Tilan, dan tak jauh dari desa itu ada rumah kosong.
“Saat kami bekuk, tersangka MIR tidak melakukan perlawanan,” kata Kasat Bayu.
Baca Juga: BRI Dukung Kemajuan Jurnalisme, 45 Jurnalis Raih Beasiswa S2 Fellowship Journalism 2025
Tersangka MIR mengakui semua aksinya bersama komplotannya yang meresahkan warga Kecamatan Dayun dan Koto Gasib.
“Saat ini, kami masih terus mengembangkan dengan melakukan pengejaran terhadap tersangka satu lagi,” sebut Bayu Ramadhan.
Tim sedang bekerja, untuk mengungkap aksi kejahatan yang dilakukan MIR dan kawanannya ini. Keluhan dari warga semakin membuat terang sepak terjang mereka.
Baca Juga: Bupati Alfedri Minta Bidan Terus Berinovasi
“Sebab untuk tersangka yang meninggal karena amuk massa berinisial NR, pernah terjerat kasus pencurian sepeda motor,” jelas Bayu Ramadhan.
Di sisi lain, menurut Penghulu Banjar Seminai Siti Aminah, Kepala Desa Lubuk Tilan H Lamin Raharjo yang ditabrak para tersangka saat dilakukan pengejaran oleh warga, sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit swasta di Pekanbaru.
“Mohon doanya ya agar Kades Lamin Raharjo segera pulih,” pinta Siti Aminah.
Ada beberapa bagian tulang di tubuhnya yang patah, dan kepalanya mengalami luka serius dan memerlukan tindakan operasi. Hal itu diketahui Siti Aminah saat membesuk, dan korban persiapan operasi di bagian kepala.(mng)
Editor : Edwar Yaman