Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

LAMR Siak Gelar Majelis Tepuk Tepung Tawar Kukuhkan Kepemimpinan Afni dan Syamsurizal

Monang Lubis • Minggu, 8 Juni 2025 | 17:10 WIB

Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H Arfan Usman MPd, Ketua Umum MKA Datuk Seri Wan Said, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan foto bersama Bupati Afni Z dan Wabup Syamsurizal usai majelis tepuk tepung tawar.
Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H Arfan Usman MPd, Ketua Umum MKA Datuk Seri Wan Said, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan foto bersama Bupati Afni Z dan Wabup Syamsurizal usai majelis tepuk tepung tawar.


SIAK (RIAUPOS.CO) - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak menggelar Majelis Tepuk Tepung Tawar. Prosesi ini berlangsung khidmat di Gedung LAMR Siak, Kamis (5/6/2025), sebagai bentuk rasa syukur dan doa restu kepada Bupati Afni Z dan Wakil Bupati Siak Syamsurizal.

Tepuk Tepung Tawar juga menjadi simbol keterikatan antara pemimpin yang baru dilantik dengan masyarakat adat Melayu.

Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H Arfan Usman MPd bersama Ketua Umum MKA Datuk Seri Wan Said dalam sambutan adatnya menyampaikan bahwa majelis ini bukan sekadar seremoni, tapi berkaitan langsung dengan semua tingkatan adat, sehingga kegiatan ini merupakan prioritas dan mustahab.

Baca Juga: Meriahnya Malam Iduladha di Kota Siak, Ada Pawai Obor dan Mobil Hias

“Kami seluruh jajaran pengurus Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak mengucapkan tahniah kepada anak-ponakan kami yaitu Puan Dr Afni Zulkifli dan Tuan Syamsurizal sebagai Bupati dan Wakil Bupati Siak periode 2025–2030 yang baru saja dilantik, di Gedung DPRD Kabupaten Siak oleh Gubernur Riau,” ujar Arfan.

Arfan juga menyampaikan harapan agar pemimpin terpilih senantiasa menjunjung tinggi nilai nilai adat tradisi dan budaya Siak.

Bupati Siak Afni Z menyebut bahwa tepuk tepung tawar merupakan tradisi luhur yang menyatukan nilai adat dan spirit kepemimpinan. Momen ini menjadi simbol hubungan antara pemimpin dan masyarakat adat.

Baca Juga: Tiada Hari Tanpa Patroli Tim Raga Polres Inhil Demi Menjaga Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

“Alhamdulillah, kami telah dikukuhkan sebagaimana patutnya, mudah-mudahan ini menjadi pembawa berkah dan kami dikuatkan, dan bapak ibu datuk datin dan semua ikut menguatkan pemerintahan lima tahun ke depan dan dapat membawa kebaikan bagi negeri tuah, negeri istana, negeri tumpah darah, tempat lahir dan insya Allah akan menjadi tempat mati kita bersama Kabupaten Siak tercinta,” ucap Afni.

Sebagai perempuan pertama yang memimpin Siak, Afni menekankan pentingnya peran lembaga adat dalam mengawal pemerintahan ke depan.

“Saya merasa lembaga ini begitu pentingnya untuk bisa mengawal pemerintahan kami ke depan, karena kami sangat berharap sinergisitas, kolaborasi dari semua pihak. Mari kita jaga akar budaya kita, jangan sampai anak cucu kita lupa ada di mana sejarah negeri ini berasal, datuk dan datin,” sebutnya.

Baca Juga: DLHK Ambil Alih Pengangkutan Sampah

Bupati Afni menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan datuk, datin, lembaga adat yang ada di Kabupaten Siak dan untuk menghidupkan kembali kecintaan kepada pendahulu yang pernah mendirikan dan membesarkan Siak.

“Contoh seperti di hidupkanlah kembali rumah yang ada di Kabupaten Siak ini dengan setiap memasang foto Sultan Syarif Kasim II, karena dia juga bagian dari perjuangan bangsa Indonesia," harap nya.

Afni juga menyinggung soal rangkaian pelantikan yang digelar secara sederhana, namun tetap melibatkan masyarakat luas.

Baca Juga: Wabup Siak Syamsurizal Salat Iduladha di Masjid Islamic Centre Bersama Ribuan Jemaah

“Alhamdulillah meskipun kami membuat kegiatannya tidaklah megah, tapi kalau tidak ada juga tidak bisa, karena banyak sekali masyarakat yang ingin bertemu. Kami juga menyadari bahwa setiap kegiatan pasti membutuhkan biaya yang tidak terduga. Kami lakukan kegiatan itu seminimal mungkin,” katanya.

Makanya melibatkan masyarakat di pesta rakyat itu kan sebetulnya ada puluhan tangga-tangga kebudayaan dari berbagai suku yang mau tampil, tapi karena waktu tidak memungkinkan, jadi kami ambil beberapa perwakilan saja,” ujar Bupati Afni.

Menurutnya, pesta rakyat merupakan bentuk ekspresi kegembiraan masyarakat usai melewati proses panjang pemilu dan pelantikan.

Baca Juga: Dua Bek Jepang Cedera Usai Lawan Australia, Angin Segar untuk Indonesia, Mampukah Curi Poin di Laga Terakhir Babak Ketiga?

"Saya menilai bahwa ini bentuk antusiasme masyarakat, karena memang sudah terlalu lama proses politik itu ada, proses pelantikan kurang enam bulan. Yang kita syukuri sebagai bentuk dari proses kita berdemokrasi,” katanya.

Memang tujuan utamanya, memperjuangkan kembali demi kemaslahatan masyarakat, agar masyarakat juga bisa merasakan euforia dan menikmatinya bersama-sama.

Dalam kesempatan tersebut, LAMR Siak juga menyerahkan sijil penghargaan kepada penyelenggara Pilkada 2024 sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya pemilu yang damai dan bermartabat, KPU, Bawaslu, Kodim dan Polres. (mng)

Editor : M. Erizal
#lamr siak #Bupati siak afni #Wabup siak syamsurizal #lembaga adat melayu riau