SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) - Ketua DPRD Siak Indra Gunawan angkat bicara terkait kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Siak dalam dua pekan ada empat kasus. Hal ini mesti disikapi dengan bijak, karena kalau diabaikan, DBD dapat merenggut nyawa. Jika sudah merenggut nyawa, tentu akan menjadi kejadian luar biasa (KLB).
Untuk itu Ketua Indra Gunawan mengajak semua pihak, terutama yang berada di kecamatan, diantaranya Siak, Tualang dan Kandis, serta kecamatan lainnya, untuk terus melakukan koordinasi dalam menjaga lingkungan.
”Bersama penghulu dan lurah, serta perangkatnya, termasuk RT dan RW untuk bergotong royong membersihkan lingkungannya,” kata Ketua Indra Gunawan, Rabu (15/10) siang.
Kepala Puskesmas Kecamatan Siak Zulfikar M Ali SKM, mengatakan, temuan kasus DBD Oktober ini di wilayah kerja Puskesmas Siak, ada empat kasus.
Pasa Jumat (3/10) ada satu Tumang, Sabtu (4/10) ditemukan satu di Kampung Dalam, Senin (6/10) ditemukan satu di Kampung Rempak, serta pada Jumat (10/10) ditemukan di Tumang.
”Untuk di Kecamatan Siak biasanya yang rawan dan sering ada kasus DBD di Kelurahan Kampung Dalam dan Kelurahan Kampung Rempak,” ucap Zulfikar.(mng)
Editor : Arif Oktafian