SIAK (RIAUPOS.CO) - Dua harimau terpantau berkeliaran dekat kandang ayam milik warga di sekitar areal Telago Bathin Bungsu, Kelurahan Minas Jaya, Kabupaten Siak, Kamis (16/10). Informasi kemunculan dua harimau itu didapatkan Lurah Minas Jaya Apridesta dari sekuriti PT Berkat Karunia Phala (BKP) yang sedang melakukan patroli.
“Saya mendapat informasi keberadaan dua ekor harimau itu, Kamis (16/10) siang,” kata Lurah Apridesta, kemarin. Informasi ini tentu saja membuat Lurah Apridesta melakukan langkah strategis dalam melakukan penyelamatan untuk warganya denganmengeluarkan imbauan.
Telago Bathin Bungsu tak jauh dari permukiman warga, tentu saja hal itu membuat Lurah Apridesta risau. “Kami minta warga yang biasanya ke kebun, untuk sementara tidak pergi sendirian dan tidak berlama-lama di dalam kebun,” imbaunya.
Melalui surat imbauan Nomor: 400.14.1.1/Trantib-MJ/2025/158 tanggal 16 Oktober 2025, Lurah Apridesta meminta warganya agar lebih berhati-hati dengan cara mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama pada senja dan malam hari.
Imbauan ini dilakukan untuk keselamatan dan keamanan warga. Seluruh masyarakat diharapkan untuk bekerja sama mematuhi imbauan ini, sebagai langkah mengantisipasi potensi bahaya serta menjaga keselamatan bersama. “Jika menemukan jejak atau keberadaan harimau, segera menghindar dan melaporkan ke RW dan RT atau kepada kami,” imbaunya.
Apridesta menjelaskan, dirinya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan menyatakan tim BBKSDA segera turun ke lokasi melakukan mitigasi. Apridesta tidak ingin konflik manusia-harimau terjadi di wilayahnya, apalagi sampai memakan korban.
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak Novendra Kasmara SSTP mengatakan, Sabtu (11/10) lalu juga ditemukan juga jejak harimau di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). “Hanya jejaknya, harimaunya tidak terpantau dan kami sudah berkoordinasi dengan BBKSDA,” ujarnya.
Bersama pihak BBKSDA, Animal Rescue sudah turun melakukan pengecekan dan mitigasi. “Kami juga berkoordinasi dengan camat, penghulu dan lurah sekitar lokasi untuk memastikan warga aman dan memberikan laporan jika menemukan jejak atau keberadaan harimau,” sebutnya.(mng)
Editor : Bayu Saputra