SIAK (RIAUPOS.CO) - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Heri Yulianto SH MH mengaku kagum melihat penataan Kota Siak yang rapih, bersih dan asri. Sebelumnya Heri Yulianto Kajari di Gayo Lues, Provinsi Aceh, disebutkannya di sana wilayah pegunungan, sejuk dan ada Taman Nasional Gunung Leuser, menjadi ruah bagi keanekaragaman hayati.
Kabupaten Siak tak kalah menarik, ada pipa pipa minyak, kebun kelapa sawit, lalu lalang kendaraan tidak terlalu banyak, sehingga jalanan terasa lebih lengang, dan membuat suasana menjadi terasa nyaman.
Kajari Heri Yulianto menjelaskan, dia saat ini dalam tahap mengenalkan diri, berkomunikasi dengan Pemda dan unsur Forkopimda lainnya.
“Semua berproses, dan saya akan nikmati prosesnya,” kata Kajari Heri Yulianto.
Kajari Heri Yulianto menyebutkan dia akan lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat.
“Jaksa harus lebih dikenal sebagai sosok yang humanis,” ucapnya.
Terkait penegakan hukum, disebutkan Kajari Heri, dia akan memperhatikan kearifan lokal. Dia akan pelajari, kearifan lokal, sehingga penegakan hukum yang dilakukan benar benar langkah strategis tanpa mencederai kearifan lokal, sebab hukum memang harus ditegakkan, namun kearifan lokal tetap terjaga.
“Dalam melakukan tugas dan fungsi penegakan hukum, baik pencegahan maupun penindakan tetap mengedepankan rasa humanis,” ucap Kajari Heri Yulianto.
Kajari Heri memerlukan dukungan, dan kerja sama semua pihak, karena Kejaksaan hadir untuk masyarakat, dalam memberikan rasa keadilan.(mng)
Editor : Edwar Yaman