Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Istana Asserayah Alhasyimiah Ditetapkan Menjadi Museum

Monang Lubis • Senin, 24 November 2025 | 10:08 WIB
Penampakan Istana Asserayah Alhasyimiah atau Istana Ma­tahari Timur dari tepi Sungai Jantan atau Sungai Siak memukau. Foto diambil Kamis (20/11/2025).
Penampakan Istana Asserayah Alhasyimiah atau Istana Ma­tahari Timur dari tepi Sungai Jantan atau Sungai Siak memukau. Foto diambil Kamis (20/11/2025).

SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) - Istana Asserayah Alhasyimiah atau Istana Matahari Timur yang berada di Kota Siak Sriindrapura ditetapkan Kementerian Kebudayaan RI menjadi museum. 

Penetapan ini setelah Dinas Pariwisata Siak melakukan usulan Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) Museum Istana Siak.

Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Tekad Perbatas Setia Dewa ST MT. 

Penetapan Istana Siak menjadi museum berdasarkan surat pemberitahuan Kementerian Kebudayaan RI Nomor: 0977/L.L3/KB.13.02/2025 ditujukan kepada Kepala Dinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi Riau yang diteruskan kepada Kepala Museum Istana Siak Asserayah Alhasyimiah.

Saat ini, ada dua cagar budaya ditetapkan menjadi museum, satu Museum Balairung Sri atau Balai Kerapatan Tinggi, dan Museum Istana Asserayah Alhasyimiah atau Istana Matahari Timur. Museum ini diakui secara nasional, dari sisi perawatan dan anggaran diprioritaskan.

’’Dengan penetapan Istana Matahari Timur ini sebagai museum, keberadaan museum di bawah tanggung jawab Dinas Kebudayaan Provinsi dan Kementerian Kebudayaan,’’ terang Kadis Tekad Pertabas.

Istana Siak Sri Indrapura/Istana Asserayah Hasyimiah atau Istana Matahari Timur merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang mulai dibangun pada 1889, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim. Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sriindrapura yang selesai dibangun pada 1893.

Kadis Tekad Perbatas mengatakan, penetapan Istana Siak menjadi museum setelah dilaksanakan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen pengajuan Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) Museum Istana Asserayah Alhasyimiah atau Istana Matahari Timur.

‘’Hasil verifikasi menyatakan bahwa Museum Istana Asserayah Alhasyimiah Siak telah memenuhi syarat pendirian museum yaitu memiliki visi dan misi, koleksi, lokasi dan/atau bangunan, sumber daya manusia, sumber pendanaan tetap,” kata Kadis Tekad, Ahad (23/11) siang.

Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Kebudayaan memberikan Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) dengan Nomor 14.08.U.04.0368 kepada Museum Istana Asserayah Alhasyimiah Siak yang beralamat di Jalan Sultan Syarif Qasim Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.(mng)

 

Editor : Arif Oktafian
#istana asserayah alhasyimiah #Nomor Pendaftaran Nasional Museum #dinas pariwisata #Kementerian Kebudayaan RI #museum