SIAK (RIAUPOS.CO) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Fakhrurrozi SPd MPd semringah saat memberi kabar atas capaian 11 sekolah Adiwiyata di tingkat nasional.
Untuk tahun 2025 ini, sebut Fakhrurrozi yang akrab disapa Ozi ini, satu sekolah di meraih Adiwiyata Mandiri, sementara 10 sekolah lainnya memperoleh Adiwiyata Nasional.
“Jumlah ini, menjadikan Kabupaten Siak sebagai kabupaten dengan perolehan penghargaan Adiwiyata Nasional terbanyak di Provinsi Riau,” terangnya, Kamis (4/12/2025) siang.
Adapun satu sekolah peraih Adiwiyata Mandiri yaitu SMPN 2 Kandis. Dan ini sangat membanggakan, karena kerja keras yang dilakukan secara konsisten membuahkan hasil terbaik.
Berikut 10 sekolah peraih Adiwiyata Nasional, SDN 02 Sri Gading, SDN 06 Jayapura, SDN 02 Seminai, SDN 04 Sam Sam, SMPN 1 Kerinci Kanan, SMPN 1 Tualang, SMPN 3 Minas, SMPN 3 Kandis, SMAN 2 Tualang, SMKN 1 Minas.
“Selamat kepada sekolah yang meraih Adiwiyata Mandiri maupun Adiwiyata Nasional tahun ini,” ucap Kadisdik Ozi.
Dijelaskan Kadis Ozi, Adiwiyata adalah program pendidikan lingkungan hidup yang bertujuan menciptakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan melalui penerapan tata kelola sekolah yang baik.
Program ini mendorong kesadaran dan tanggung jawab seluruh warga sekolah, baik itu siswa, guru, maupun staf untuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan, yang juga mencakup pemberdayaan masyarakat sekitar.
“Kata adiwiyata berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu adi yang berarti besar, agung, baik, sedangkan wiyata adalah tempat mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika,” terangnya.
Sebagai kepala dinas, Ozi terus mendorong semua sekolah untuk terus menjaga lingkungan sekolah, sehingga nyaman, aman dan asri sebagai tempat belajar dan menuntut ilmu.
“Capaian ini, adalah bonus atas kerja keras yang dilakukan warga sekolah,” kata Kadis Ozi.
Capaian ini juga mendapat apresiasi dari Bupati Siak Afni Z. Artinya, sekolah tak hanya sebagai tempat belajar dan menuntut ilmu, tapi juga bisa membangun iklim keharmonisan warga sekolah, sehingga sekolah tertata dengan baik, dengan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan.
“Selamat kepada sekolah yang meriah Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional tahun ini, dan terus menjaga semangat bagi sekolah yang belum meraihnya, terutama yang masih berproses,” kata Bupati Afni.
Bupati Afni akan mencari waktu untuk bertemu dan berbincang, karena dia yakin hal ini akan sangat menginspirasi.(mng)
Editor : Edwar Yaman