Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton Masih Banjir

Monang Lubis • Kamis, 25 Desember 2025 | 11:34 WIB
Jalan Nasional Lintas Siak-Tanjung Buton Km 29, Desa Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, masih tergenang banjir, Rabu (24/12/2025).
Jalan Nasional Lintas Siak-Tanjung Buton Km 29, Desa Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, masih tergenang banjir, Rabu (24/12/2025).

SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) - Cuaca di Kabupaten Siak dalam beberapa hari terakhir cerah sehingga air di titik banjir semakin surut. Namun, banjir masih menggenangi Jalan Nasional Lintas Siak-Tanjung Buton, Kecamatan Pusako dan menghambat lalu lintas kendaraan.

Bahkan, kendaraan roda dua tidak bisa melewati jalan nasional ini. Pengendara roda dua harus memakai jasa angkut kendaraan menggunakan gerobak yang disediakan warga setempat. Biayanya, Rp10 ribu per sekali jalan.

“Saat ini, banjir masih menggenangi Jalan Nasional Lintas Siak-Tanjung Buton, Kecamatan Pusako,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak Novendra Kasmara, Rabu (24/12).

Koordinasi sudah dilakukan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, demikian juga dengan perusahaan sekitar lokasi untuk membersihkan kanal. Di kawasan itu seperti dikatakan Bupati Afni, merupakan cekungan sehingga ketika intensitas hujan tinggi, maka akan tergenang air dan banjir.

Novendra Kasmara juga mengatakan saat ini masih ada warga di dua kecamatan yang mengungsi akibat banjir. Namun, jika dalam dua hari ke depan cuaca masih cerah, maka pengungsi sudah bisa pulang ke kediaman masing-masing.

Saat ini, pengungsi ada di dua kecamatan yakni Kecamatan Pusako dan Kecamatan Sungai Mandau. Untuk Kecamatan Pusako, ada di Desa Dosan, sedangkan Kecamatan Sungai Mandau ada di Desa Muara Kelantan.

Yang mengungsi di Desa Dosan ada 88 jiwa yang terdiri dari 6 lansia, dewasa 43 dewasa, 24 pelajar, 12 balita, 1 ibu hamil, dan 2 bayi. Sedangkan di Desa Muara Kelantan ada 12 KK yang terdiri dari 1 lansia (lanjut usai), 24 dewasa, 15 pelajar, 2 balita, 1 bayi sehingga berjumlah 43 jiwa.

Novendra Kasmara mengatakan pihaknya akan terus memastikan para pengungsi sehat, dan aman, terutama kesediaan makanan. “Solusi terus kami upayakan, bahkan Rabu (24/12) siang, kami rapat bersama Wabup Syamsurizal di Kampung Mengkapan yang juga menjadi langganan banjir,” terangnya.

Ada sejumlah rekomendasi dalam rapat itu, di antaranya pembersihan anak sungai dan kanal, dengan alat berat amphibi. “Semoga hari terus cerah, sehingga pengungsi bisa kembali ke rumah masing masing, dan alat berat bisa bekerja menormalisasi kanal dan anak sungai,” katanya.

Masih Berpotensi Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi cuaca di Provinsi Riau sejak pagi hari umumnya kabur hingga cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Pelalawan, dan Pekanbaru.

Pada siang hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Rokan Hulu, dan Dumai.

Memasuki sore hingga malam hari, cuaca masih didominasi cerah berawan hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Rokan Hulu, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pekanbaru.

Sementara itu, pada dini hari kondisi udara diperkirakan kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kampar, dan Indragiri Hulu. Suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah. “Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakiraan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuatan Singingi, Bengkalis, Siak, dan Pekanbaru pada siang atau sore dan malam hari,” jelas Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru Yasir Prayuna.

Yasir Prayuna juga menjelaskan, radar citra satelit BMKG Pekanbaru menemukan 77 titik panas wilayah Sumatera yang tersebar di Sumatera Barat 16, Sumatera Utara 13, Bengkulu 11, Jambi 9, Kepulauan Bangka Belitung 9, Aceh 7, Riau 6, Sumatera Selatan 4, dan Kepulauan Riau 2. “Untuk sebaran titik panas di Riau ada di  Kabupaten Pelalawan 2, Rokan Hulu 2, Rokan Hilir 1, dan Indragiri Hulu 1,” katanya.(mng/ayi)

Editor : Bayu Saputra
#Jalan lintas siak tanjung buton #jalan lintas #siak