SIAK (RIAUPOS.CO) - Dinas Perhubungan Kabupaten Siak tak henti melakukan inovasi, salah satunya menyelenggarakan angkutan perintis, tak hanya DAMRI, tapi juga kapal gratis bagi masyarakat Kampung Teluk Lanus.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak Junaidi SE MM. Dijelaskan Junaidi yang akrab disapa Anong, angkutan jalan perintis di Kabupaten Siak merupakan Program AngkutanJalan untuk menjamin ketersediaan transportasi di daerah Siak.
“Kami menghubungkan wilayah antarkecamatan dan ibu kota kabupaten,” jelas Kadis Junaidi, Kamis (1/1/2026) malam.
Penyedia layanan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub bekerja sama dengan Perum DAMRI.
Pada 2025, Kabupaten Siak mendapatkan 3 trayek baru kecamatan. Dengan mendapatkan 3 trayek baru, 93 persen wilayah kecamatan di Kabupaten Siak terhubung.
Kecamatan Minas-Perawang-Siak-Sungai Apit, Siak-Sungai Mandau-Perawang, Siak-Pusako-Mengkapan-Tanjung Pal, Siak-Kota Gasib-Lubuk Dalam-Kerinci kanan.
“Tahun 2026 ini, akan diupayakan ada trayek, Kandis-Minas-Perawang-Siak,” kata Kadis Junaidi.
Jika ini tentang angkutan perintis sebagai penghubung antarkecamatan, dan penghubung daerah terjauh dengan kecamatannya yaitu kapal angkutan gratis dari Mengkapan-Teluklanus, Dishub Siak juga setiap hari ada angkutan sekolah gratis.
Pelayanan gratis ini sangat berguna bagi masyarakat Teluk Lanus, khususnya sebagai sarana transportasi utama pengangkutan logistik, akses layanan publik.
Dengan adanya layanan ini sebagai andil pemerintah dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat pesisir,serta stabilitas ekonomi.
“Dengan layanan ini menjaga harga kebutuhan pokok,” jelas Kadis Junaidi.
Angkutan sekolah adalah layanan transportasi publik khusus pelajar, bertujuan untuk mengurangi kecelakaan di kalangan pelajar, serta meringankan biaya transportasi dan ketepatan waktu siswa ke sekolah.
Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Perhubungan pada 2025, pembelian layanan angkutan sekolah di Kandis 25 kendaraan, di Minas 10 kendaraan, swakelola 4 bus untuk pelajar umum, swakelola 1 bus untuk pelajar disabilitas.
Sementara untuk prasarana dan perlengkapan jalan, pemasangan penerangan jalan umum ada 16.913 unit, sedangkan rambu 3.866.
“Tahun ini, kami akan menggali potensi perairan sepanjang Sungai Siak,” ucap Kadis Junaidi.
Dengan sudah diterbitkannya SK terpadu untuk inventarisasi dan mengevaluasi semua pelabuhan lokal sepanjang sungai Siak.
Semua unsur pemangku wewenagan kami masukkan, seperti KSOP kelas 2 Tanjung Buton, KSOP kelas 2 Pekanbaru, Polair Polres Siak, Lanal Duai melalui Pos AL, KKP, Bea dan Cukai.
Arah kebijakan dan rencana Dinas Perhubungan, mendukung dan mewujudkan misi Bupati terkait memantapkan pemerataan infrastruktur dasar yang berkualitas, hingga ke tingkat utilitas terpadu kampung/desa, secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. (mng)
Editor : M. Erizal