SIAAKSRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) - Kesadaran masyarakat menggunakan angkutan umum/perintis yang disediakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub di Kabupaten Siak melalui Dinas Perhubungan (Dishub), semakin baik.
Walaupun belum sepenuhnya penuh, tapi bus DAMRI tidak pernah kosong. Selalu saja ada penumpang. Demikian dikatakan Kadishub Siak Junaidi SE MM, melalui Kasi Angkutan Dishub Siak Januwira SSiT MT kepada Riau Pos, Ahad (25/1).
Dikatakan Januwira, penyediaan angkutan perintis sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban Pemerintah Daerah Kabupaten Siak yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyatakan bahwa pemerintah daerah kabupaten/kota wajib menjamin tersedianya angkutan umum untuk jasa angkutan orang dalam wilayah kabupaten/kota.
Angkutan perintis ini, dibiayai melalui APBN dengan bus DAMRI, menembus 12 dari 14 kecamatan di Kabupaten Siak.
’’Angkutan perintis ini, kami harapkan membuka isolasi daerah, sekaligus memudahkan masyarakat menuju Kota Siak dan wilayah yang dilalui,’’ katanya.
Setiap pagi dari Halte Kwalian bergerak bus menuju empat trayek, yaitu Siak-Tanjung PAL, dimulai dari Siak-Langkai-Buantan Besar-Bungaraya- Temusai/Sungai Tengah-Bandar Sungai-Belading-Teluk Mesjid-Sungai Apit-Lalang-Bunsur-Mengkapan (halte)-Sungai Rawa-Rawa Mekar Jaya-Tanjung Pal.
‘’Untuk Siak-Tanjung Pal setiap hari masing-masing ada dua trip berangkat dan datang,’’ jelas Januwira.
Trayek Siak-Kerinci Kanan, dimulai dari Siak-Merempan-Rantau Panjang-Buantan II-Pangkalan Pisang-Simpang Km 11 Buatan, Rawang Kao-Pasar Lubuk Dalam-Sialang Palas-Delima Jaya-dan Kerinci Kanan.
“Untuk Siak-Kerinci kanan ada empat trip setiap hari keberangkatan dan kepulangan,” terang Januwira.
Trayek Siak-Tualang lintas Sungai Mandau, adalah Siak-Tumang-Olak-Lubuk Jering-Muara Kelantan-Sungai Kencong-Pinang Sebatang Barat-Pinang Sebatang Timur-Perawang Barat-Tualang.
‘’Untuk rute Siak-Tualang lintas Sungai Mandau, setiap hari ada empat trip keberangkatan dan kepulangan,” sebut Januwira.
Dan trayek Siak-Minas lintas Tualang, dimulai dari Siak- Mempura-Jalan Sultanah Latifah-Dayun-Banjar Seminai Km 65-Pasar 55-Tasik Seminai Km 51-Simpang Km 11 Buatan-Kuala Gasib-Tualang Timur Simpang Bakal-Jembatan Maredan-Tualang-Maredan Barat-Lukut-Minas Timur-Minas Jaya-Minas.
‘’Setiap hari dua trip untuk rute Siak-Tualang Minas, keberangkatan dan kepulangan,’’ ungkapnya.
Trayek ini, menyentuh banyak desa di 12 kecamatan dari 14 kecamatan di Kabupaten Siak. 12 kecamatan yang dilintasi adalah, Siak, Bungaraya, Sabak Auh, Sungai Apit, Mempura, Dayun, Koto Gasib, Lubuk Dalam, Kerinci Kanan, Sungai Mandau, Tualang, dan Minas.
Ada dua kecamatan yang tidak masuk rute dari empat trayek yaitu, Kecamatan Pusako dan Kecamatan Kandis.
‘’Keduanya sedang kami kaji agar bus masuk dan masyarakat dapat memanfaatkan moda transportasi perintis ini,’’ kata Januwira.
Langkah strategis ini dilakukan agar semua desa dapat terhubung, dan masyarakat yang kawasannya dilintasi bus dapat mengakses setiap wilayah sesuai rute bus.(hen)
Laporan MONANG LUBIS, Siak Siriindrapura
Editor : Arif Oktafian