SIAK (RIAUPOS.CO) -- Satu hektare lahan gambut di Desa Benayah, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, terbakar pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Respon cepat jajaran Polsek Bungaraya, Polres Siak kembali membuahkan hasil. Titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terpantau melalui Aplikasi Dashboard Lancang Kuning (DLK) berhasil dipadamkan sebelum meluas.
Kapolsek Bungaraya, AKP M Sihombing SH mengatakan titik api terdeteksi sekitar pukul 06.00 WIB, pada koordinat 0.9603600, 102.1414000. "Lokasi kebakaran berada di lahan tanah gambut dengan luas terdampak sekitar sekitar 1 hektare," jelasnya.
Personel Polsek Bungaraya bergerak cepat menuju lokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama unsur TNI, Manggala Agni, RPK, MPA, serta masyarakat setempat. "Proses pemadaman kami lakukan menggunakan mesin mini striker, selang air, dan peralatan pendukung lainnya," jelasnya.
Kapolsek Bungaraya, M Sihombing SH, mengatakan bahwa kecepatan respons menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran meluas. Begitu titik api terpantau di Dashboard Lancang Kuning, personel langsung bergerak ke lokasi.
"Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB. Saat ini masih dilakukan pendinginan karena masih terdapat sisa asap," ujar Kapolsek M Sihombing.
Kapolsek M Sihombing menambahkan, kendala utama di lapangan adalah angin yang berubah-ubah, namun berkat sinergi lintas sektor, api dapat dikendalikan dengan baik.
Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar SH SIK MH, mengapresiasi kesigapan seluruh personel dan pihak terkait dalam penanganan karhutla tersebut. "Ini bukti nyata komitmen Polres Siak dalam pencegahan dan penanganan karhutla," katanya.
Pemanfaatan Dashboard Lancang Kuning sangat efektif sebagai sistem deteksi dini, sehingga penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat.
Kapolres Sepuh Ade Irsyam menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran, termasuk menelusuri pelaku dan pemilik lahan.
"Kami tidak akan mentolerir pembakaran lahan. Proses penyelidikan sedang berjalan, dan apabila ditemukan unsur kesengajaan, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.
Hingga saat ini, kondisi api telah padam, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali, dengan kegiatan pendinginan masih terus dilakukan.
Editor : Rinaldi