SIAK (RIAUPOS.CO) - Kabar gembira bagi siapa saja yang merasa memiliki kualifikasi dalam mengelola pelabuhan. Kabar baik ini datang dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).
Untuk mengisi jabatan Direksi pada PT Kawasan Industri Tanjung Buton Periode 2026-2031 agar diperoleh calon yang berkompeten, berpengalaman dan berintegritas tinggi diperlukan proses seleksi.
Demikian dikatakan Asisten II Setkab Siak H Heriyanto SH. Disebutkannya, tahapan seleksi akan dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi BUMD.
“Kami mengundang siapapun untuk mengikuti seleksi terbuka calon Direksi pada BUMD PT. Kawasan Industri Tanjung Buton mulai Senin (9/2/2026) sampai Jumat (13/2/2026), informasi lebih lanjut dapat dilihat pada laman website : https://siakkab.go.id,” terang Heriyanto.
Dalam kondisi fiskal yang sempit, keberadaan BUMD bisa menjadi penunjang pembangunan sebagai bentuk kontribusi melalui PAD. Dan itu akan berdampak sangat positif jika BUMD diurus dengan sangat baik oleh orang orang yang tepat dan berkomitmen.
Pemerintah Kabupaten Siak memiliki lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang direksinya secara bertahap akan dilelang secara terbuka, baik itu direktur, maupun komisaris.
Lima BUMD itu adalah, PT Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), PT Bumi Siak Pusako (BSP), PT Sarana Pertambangan Energi (SPE), Sarana Pembangunan Siak (SPS), dan PT Permodalan Siak (Persi).
“Dan kini yang kami buka penerimaan direksinya adalah PT KITB,” terang Heriyanto.
Lelang ini tentu saja memberi angin segar bagi putra putri daerah yang ingin mendedikasikan ilmunya dalam membangun Kabupaten Siak melalui BUMD.
Peluang terbuka luas, tak hanya bagi putra putri daerah Siak, tapi seluruh Indonesia yang punya komitmen, menjadikan BUMD di Kabupaten Siak, sebagai BUMD yang tidak terus menerus menyusu dengan penyertaan modal.
“Kami ingin ada inovasi, BUMD memberikan kontribusi tak hanya bagi pembangunan Siak, juga bagi masyarakat, baik tenaga kerja lokal, maupun pelaku usaha dan UMKM,” kata Heriyanto, Ahad (8/2/2026) malam.
Inovasi dibutuhkan dan tentu saja orang orang yang memenuhi kualifikasi dan berdedikasi menjadi harapan. (mng)
Editor : M. Erizal