Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

11 Ekor Kawanan Gajah Liar Masuk Perumahan Karyawan di Minas Siak, Warga Lari Berhamburan 

Afiat Ananda • Minggu, 22 Februari 2026 | 15:31 WIB

Warga berlarian saat kawanan gajah masuk kedalam komplek pemukiman, Ahad (22/2/2026) pagi.
Warga berlarian saat kawanan gajah masuk kedalam komplek pemukiman, Ahad (22/2/2026) pagi.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kawanan gajah liar dilaporkan memasuki kawasan perumahan karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, sejak Sabtu dini hari hingga Ahad (22/2/2026) pagi.

Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan mess sekuriti serta sejumlah kendaraan roda dua milik karyawan.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan perusahaan serta pihak terkait guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

“Berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah berjumlah sekitar 11 ekor masuk ke area perumahan karyawan sekitar pukul 07.00 WIB. Hewan tersebut sempat mendorong dan merobohkan tembok dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir di lokasi,” ujar AKBP Sepuh kepada wartawan, Ahad (22/2/2026).

Ia menjelaskan rangkaian kejadian sebenarnya sudah berlangsung sejak Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB, saat kawanan gajah terdeteksi berada di sekitar area konsesi PT Arara Abadi.

Situasi berangsur kondusif setelah pada pukul 09.30 WIB kawanan gajah kembali masuk ke kawasan hutan dan meninggalkan permukiman karyawan di Kecamatan Minas.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kepolisian tetap mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar.

“Kami mengutamakan langkah pencegahan dan keselamatan masyarakat. Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta stakeholder terkait untuk melakukan pemantauan lanjutan, sehingga potensi konflik antara manusia dan satwa dapat diminimalisir,” jelasnya.

Kapolres menegaskan fenomena masuknya gajah ke area permukiman bukan semata persoalan keamanan, melainkan juga berkaitan dengan dinamika ekosistem dan ruang jelajah satwa yang semakin beririsan dengan aktivitas manusia di wilayah Kabupaten Siak.

Karena itu, lanjutnya, pendekatan yang dilakukan tidak bersifat represif, melainkan mengedepankan mitigasi dan langkah preventif.

“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara terukur,” tegasnya.

Saat ini, jajaran Polsek Minas bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian guna memastikan keamanan warga dan aktivitas perusahaan tetap berjalan normal.

Editor : M. Erizal
#gajah masuk pemukiman warga #gajah liar #minas #kawanan gajah