SIAK (RIAUPOS.CO) -- Suasana panik menyelimuti SMP Islamic Center Siak, Rabu (8/4/2026), sekitar pukul 09.30 WIB, saat senapan rakitan pelurunya meledak, menyasar ke wajah Muhammad Aqil Arizal yang akrab disapa Aqil, duduk di bangku kelas III.
Aqil tumbang, tak bergerak, lalu dilarikan ke RSUD Tengku Rafian Siak, nyawanya tak tertolong. Ada luka serius di bagian antara dua alis dan hidung.
Selanjutnya dibawa ke rumah duka, dan sejumlah pejabat Pemkab Siak hadir, termasuk Wabup Siak Syamsurizal, yang menyerahkan penanganannya ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Mutiara Faiza Lukman, Siswi MAN Insan Cendekia Siak Lolos di Tujuh Perguruan Tinggi Luar Negeri
Ayahnya bernama Jali, dinas di DPMK, sementara ibunya di Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, Ratry Asti Dwi Ariani. Pengurus Yayasan Islamic Center Siak Nizamul Muluk mengatakan Aqil anak yang saleh, cerdas, dan kreatif. Selalu saja punya ide, dan merealisasikannya dalam bentuk karya.
"Kami bangga dengan Aqil yang saat ini duduk di kelas III, hasil tes nasional dia lulus di MAN IC Perawang," kata Nizamul.
Sementara Kabid SMP Disdik Siak Herman, yang turun langsung ke lokasi kejadian mengatakan, praktik kelompok yang dipandu Bu Guru Indah, dilaksanakan di halaman dalam sekolah.
Baca Juga: Lift Barang RS Santa Maria Terjun Bebas dari Lantai Tujuh, Tiga Pekerja Masuk ICU
Praktik keterampilan ini, pelajar diberi kebebasan mau memperlihatkan apa, dan untuk kelompok Aqil dan kawan kawannya, merakit jenis senapan, lengkap dengan pelurunya.
Saat presentasi, Aqil sempat menyampaikan kepada gurunya, beberapa perlengkapan keterampilannya tertinggal. "Bu Indah mengatakan kepada Aqil, biar sajalah kalau tinggal, tidak apa apa, pakai yang ada saja," jelas Herman.
Hanya saja, entah bagaimana caranya Aqil, akhirnya perlengkapan yang tinggal itu ada yang mengantarkan. Setelah kelompok lainnya selesai mempraktikkan keterampilan masing-masing, sekitar pukul 09.30 WIB, kelompok Aqil pun tampil. Namun, nahas, bagian wajah Aqil terkena ledakan, dia langsung rubuh. "Tidak ada teman timnya yang kena dalam insiden itu, hanya Aqil," jelasnya.
Baca Juga: Puluhan Kg Sabu, Ribuan Pil Ekstasi dan Ratusan Dosis Etomidate Dimusnahkan
Salah seorang teman Aqil mengatakan, keterampilan mereka sudah diuji oleh Aqil di rumah, dan berhasil. Disebutkan Herman, terkait apa yang menjadi penyebab Aqil berpulang, apakah serbuk untuk peluru senapan, atau besi senapannya, belum bisa dia jelaskan. "Kami menunggu penyelidikan dari kepolisian dan TKP sudah diberikan garis polisi," ucapnya.
Sementara Kasi Humas Polres Siak Aipda Dedek Prayoga mengatakan tim sedang berada di lapangan melakukan investigasi. "Beri kami waktu untuk memberikan penjelasan terkait hal ini," kata Dedek Prayoga.
Sementara di lokasi, sejumlah pelajar berdiri berkelompok membicarakan apa yang telah terjadi pada rekan mereka. Beberapa personel Reserse, dan Samapta berada di lapangan bagian dalam sekolah yang sudah diberi garis polisi. Sebagian lainnya mewawancara sejumlah pelajar yang merupakan teman kelompok korban.
Editor : Rinaldi