SIAK (RIAUPOS.CO) - Menanggapi adanya kenaikan harga BBM dan gas yang berpotensi mempengaruhi harga sejumlah komoditas, Pemerintah Kabupaten Siak akan menyiapkan beberapa langkah strategis guna menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat.
Demikian dikatakan Bupati Siak Afni Z, bersamanya ada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Siak Tengku Musa SE MH.
Langkah pertama, Sebut Bupati Afni, memperkuat pengawasan distribusi BBM dan elpiji 3 kilogram bersubsidi, agar lebih tepat sasaran, serta mencegah terjadinya penimbunan dan penyalahgunaan atau pemindahan isi dari gas tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram secara ilegal.
Baca Juga: Kulit Jeruk Jangan Dibuang, Bisa Dibuat Masker agar Wajah Sehat Bercahaya
Kedua, Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas terkait akan melakukan operasi pasar dan pasar murah untuk menekan lonjakan harga bahan pokok di masyarakat.
“Kami mengikutsertakan petani tempatan untuk dapat secara langsung berpartisipasi dengan menjual hasil perkebunan/ pertaniannya pada kegiatan operasi pasar atau pasar murah tersebut,” terangnya, Ahad (19/4/2026) malam.
Ketiga, berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk tetap menjaga distribusi baik BBM maupun gas LPG di wiliyah Kabupaten Siak.
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Unggul 2-1 atas Persikat Tegal di Babak Pertama
Tak hanya dengan PT Pertamina, juga berkoordinasi dengan distributor, pelaku usaha penyedia bahan pokok dan bahan penting lainnya untuk dapat memastikan kelancaran distribusi dari daerah penghasil, sampai ke seluruh wilayah Kabupaten Siak.
“Keempat, kami mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), serta bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi daerah,” kata Bupati Afni.
Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen untuk terus hadir dan mengambil langkah cepat, serta terukur demi menjaga daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya baik kebutuhan akan energi maupun kebutuhan bahan pokoknya. (mng)
Editor : M. Erizal