SIAK (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Siak terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang ditargetkan hadir di 14 kecamatan. Saat ini, satu lokasi telah lolos verifikasi pemerintah pusat.
Demikian dikatakan Wabup Syamsurizal dalam rapat verifikasi dan validasi usulan SNT. Dalam rapat validasi tersebut, Wabup Syamsurizal, didampingi Sekretaris Daerah Mahadar, hadir Kepala Dinas Sosial Wan Idris, Staf Ahli Bupati Fachrurrozi, Kepala Dinas PUPR Ardi, serta perangkat daerah terkait lainnya, di Ruang Rapat Zamrud, Komplek Rumah Rakyat.
Wabup Syamsurizal menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat daerah dalam memenuhi kriteria dan persyaratan yang diperlukan dalam proses verifikasi.
Baca Juga: Hari Ini Riau Berpotensi Hujan Intensitas Ringan Disertai Petir dan Angin Kencang
“Saya berharap seluruh poin penilaian yang belum lengkap dapat segera dipenuhi melalui koordinasi lintas dinas terkait, pastikan usulan pembangunan memenuhi standar SNT yang ditetapkan pemerintah pusat,” kata Wabup Syamsurizal, Selasa (5/5/2026) siang.
Kelengkapan dokumen menjadi perhatian utama, mulai dari surat dukungan masyarakat, RTRW, Amdal, rekomendasi kepala daerah, rapor pendidikan wilayah, profil daerah, hingga dukungan dunia usaha dan dunia industri, serta aspek kearifan lokal.
Aspek kearifan lokal mulai dari desain ornamen bangunan, hingga penerapan budaya Melayu dalam kegiatan belajar mengajar.
Baca Juga: Masyarakat Tembilahan Ramaikan Heat Show-Off Honda Exclusive AT
"Saya yakin dan percaya, dengan bersinergi dalam memajukan pendidikan di Siak, insya Allah program ini dapat terealisasi di 14 kecamatan di Kabupaten Siak," ucap Wabup Syamsurizal.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan, menjelaskan, STN merupakan satuan pendidikan yang mengedepankan nilai kejujuran transparansi dan tanggung jawab dalam tata kelola, serta pembelajaran.
Program ini bertujuan membentuk karakter antikorupsi, disiplin, dan integritas, sehingga terciptanya budaya jujur di lingkungan sekolah, baik bagi guru maupun siswa.
Baca Juga: Avian Gunakan 430 Kg Cat Revitalisasi Tugu Patin di Inhu
"Kami sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan SNT di 14 kecamatan. Namun hingga saat ini baru satu Sekolah yang telah terverifikasi oleh pemerintah pusat, yaitu di depan Kodim 0322/Siak Sri Indrapura,” jelas Kadisdik Romy.
Setiap sekolah direncanakan berdiri di atas lahan minimal 15 hektare dengan fasilitas pendidikan yang lengkap dan terintegrasi.
Konsep sekolah ini juga menekankan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, terutama dalam penggunaan anggaran pendidikan serta, penguatan karakter seperti kejujuran, kemandirian, dan tanggung jawab.
Baca Juga: PNM Bekali Ilmu 300 Pengusaha Ultra Mikro Pekanbaru
Pemerintah pusat mendorong pengembangan tiga jenis sekolah, yaitu Sekolah Garuda untuk siswa berprestasi tinggi, Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu, serta Sekolah Nasional Terintegrasi yang menggabungkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA, dalam satu kawasan dengan fasilitas lengkap berbasis teknologi modern.
“Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap dapat menghadirkan sistem pendidikan yang lebih berkualitas sekaligus mencetak generasi unggul di masa depan,” ucap Kadis Romy. (mng)
Editor : M. Erizal