SIAK (RIAUPOS.CO) - Hari ini, tepat setahun Afni Z dan Syamsurizal menjabat sebagai Bupati dan Wabup Siak. Keduanya dilantik pada Rabu (4/6/2026) dan kini Kamis (4/6/2026).
Sekda Mahadar, menguraikan satu persatu capaian Afni dan Syamsurizal. Disebutkan Sekda Mahadar, pemerintahan di Negeri Istana dinakhodai melalui badai warisan utang terbesar dalam sejarah dan tekanan fiskal yang berat akibat pemangkasan dana transfer pusat ke daerah. Namun, berbagai pencapaian Visi Misi di berbagai sektor tetap berjalan.
“Di awal menjabat, keduanya berhasil mengintervensi penurunan harga eceran tertinggi LPG 3 kilogram dari Rp23 ribu menjadi Rp21 ribu per tabung,” ungkapnya.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Ahmad
Afni dan Syamsurizal juga melaksanakan efesiensi anggaran perjalanan dinas, efesiensi birokrasi, sehingga struktur organisasi menjadi lebih efektif.
Pembenahan utama dilakukan di BUMD sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seluruh pimpinan berganti, baik itu direktur utama, maupun direktur.
“Pergantian ini, menandai perubahan BUMD yang sebelumnya ditinggalkan dalam kondisi merugi,” terangnya.
BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP) berhasil rebound memberikan keuntungan mencapai Rp100 miliar, setelah sebelumnya mengalami kerugian.
Selain itu Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang semula ibarat mati suri, berkat tangan dingin Afni dan Syamsurizal, berhasil berdenyut dengan launching sektor industri galangan kapal dengan nilai investasi ratusan miliar rupiah.
Afni-Syamsurizal juga berhasil mencicil pembayaran utang tahun anggaran 2024 sebesar Rp231.736.900.663,91, dari jumlah utang sebesar Rp326.945.724.215,41 yang diwariskan pemerintahan sebelumnya.
Baca Juga: Heboh Sidang Abdul Wahid, PH Dani M Nursalam dan Asri Auzar Hampir Baku Hantam
Masih ada sisa sekitar Rp95,2 M untuk kegiatan 2024, dan beban utang sekitar Rp250 M di 2025 yang masih dalam penyelesaian.
Tunggakan utang ini, sebut Sekda Makasar, semakin membesar karena proses lelang yang berlangsung sebelum pelantikan tanggal 4 Juni 2025.
"Selain memastikan BUMD wajib rebound, fokus dan komitmen Pemkab Siak sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati tetap bayar utang, karena ada nasib pihak ketiga yang perlu diprioritaskan “ kata Mahadar.
Baca Juga: UIR Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Pemasaran Bisnis dan Kecerdasan Buatan
Pemkab Siak optimistis bisa membayarkan utang ini dengan menerapkan disiplin fiskal dalam bentuk efesiensi dan peningkatan PAD.
Beberapa langkah efesiensi dan rasionalisasi belanja dilakukan, dengan pengurangan belanja yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, pembatasan perjalanan dinas, penyesuaian belanja pegawai, peningkatan PAD dengan mendorong perangkat daerah hingga ke camat untuk menciptakan inovasi dan terobosan.
Selain itu kolaborasi pentahelix juga terlaksana untuk mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui pemanfaatan CSR yang lebih terarah.
Baca Juga: Suhu Ekstrim 47 Derajat Celsius, Jemaah Haji Bengkalis Tetap Jalankan Ibadah
Selain membenahi BUMD dan mencicil warisan utang, pemenuhan Visi Misi tetap dilaksanakan, diantaranya penyelesaian konflik agraria yang ditandai dengan penyerahan SHM dan skema kolaborasi multipihak; penyerahan bantuan seragam gratis untuk 13 ribu lebih siswa tingkat SD dan SMP, masing-masing dua pasang.
Memberi ruang UMKM penjahit melalui pengadaan dua ribu lebih seragam gratis lewat Baznas Siak, dan lebih dari 1.300 siswa penerima dari kalangan tidak mampu.
Kepemimpinan Afni-Syamsurizal juga mendekatkan diri dengan publik, melalui program rumah rakyat yang rutin digelar.
Baca Juga: Upaya Menjaga Stabilitas Harga TBS, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto Kumpulkan Pemilik PKS
“Pemberian beasiswa PKH dan non PKH, serta bantuan bagi guru MDA, MDTW, Bansos untuk kelompok rentan, penyandang disabilitas, lansia dan anak Yatim juga terus berjalan di tengah sempitnya fiskal APBD Siak,” ungkapnya.
Sektor infrastruktur juga terus bergerak massif. Peningkatan jalan jenis aspal sepanjang 4,3 Km menembus hingga ke pelosok kampung. Diantaranya peningkatan Jalan Sawit Permai-Teluk Merbau sepanjang 1,647 Km, peningkatan Jalan Siak-Tumang sepanjang 1,712 Km, peningkatan Jalan Poros Dusun Lubuk Miyam, aspal sepanjang 1 Km dan base 2,218 Km.
Afni-Syamsurizal juga berhasil menggaet pembiayaan infrastruktur non APBD, Inpres Jalan Daerah (IJD) yang bersumber dari dana APBN. Terlaksana rekonstruksi Jalan Pinang Sebatang Barat-Muara Kelantan sepanjang 1,195 Km dalam bentuk rigit beton, dengan nilai lebih dari Rp15 miliar.
Baca Juga: Pemprov Riau Bantu Pengobatan Lanjutan 9 Pasien ke Jakarta
Pemkab Siak juga melaksanakan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 152,30 Km; pembangunan seminisasi jalan sepanjang 6.946,22 meter dan pembangunan drainase 2.696,73 meter.
Untuk normalisasi/restorasi sungai juga terlaksana sepanjang 77 Km, pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah (SR) SPAM dari APBD, pengembangan jaringan perpipaan dan sambungan rumah SPAM sebanyak 498 SR dari APBN 2026. Serta terlaksananya pembangunan 20 unit rumah layak huni.
Di sektor kesehatan, selain pelayanan kesehatan gratis, Pemkab Siak juga terus meningkatkan pelayanan melalui pengadaan sarana dan prasarasana di 17 Puskesmas, pembangunan 6 Pustu, dan pengembangan pada 2 RSUD.
Baca Juga: SPMB 2026 SMA/SMK Negeri Riau Resmi Dimulai 8 Juni, Simak Tahapan Lengkapnya
Di sektor pertanian, berbagai bantuan alsintan dari APBN juga berhasil diakses, diantaranya traktor roda 4 sebanyak 20 unit, combine harvester 2 unit, pompa air 69 unit dan Handsprayer 20 Unit. Ini di luar akses pada rencana bantuan APBN untuk jalur irigasi pertanian yang telah disetujui senilai lebih Rp70 miliar.
Di sektor Perhubungan, Pemkab Siak mendapatkan bantuan 4 unit bus DAMRI dari APBN, sehingga bisa menambah rute baru Tanjung Pal-Mengkapan.
Dengan begitu maka hampir seluruh daerah 3T di wilayah Siak, terlayani pelayanan publik bus Damri. Tak hanya itu, Pemkab Siak mengalokasikan khusus kendaraan untuk angkutan sekolah istimewa untuk anak disabilitas Siak (ASIK).
Baca Juga: Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi, Kembangkan Sentra KI di USTI
Disebutkan Sekda Mahadar, Bupati dan Wabup meminta seluruh jajaran Pemkab Siak tetap bekerja sungguh-sungguh melayani masyarakat Siak.(mng/rls)
Editor : M. Erizal