SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) – Membangkitkan kembali semangat kebersamaan dalam tradisi pawai obor memperingati Tahun Baru Hijriah disambut masyarakat Siak dengan penuh kegembiraan.
Anak-anak membawa obor menjadi momen menyemarakkan syiar Islam. Ribuan warga memadati kawasan depan Istana Siak Asserayah Al Hasyimiah, untuk menyaksikan pawai obor yang semarak.
Pawai yang digelar Badan Komisi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Siak, menjadi agenda tahunan.
Bupati Siak Bupati Afni mengatakan, pawai obor ini upaya menghidupkan kembali tradisi masyarakat dalam menyemarakkan 1 Muharam, sekaligus menumbuhkan kebiasaan positif generasi muda untuk lebih dekat dengan masjid dan kegiatan keagamaan.
Pawai obor ini, perdana dalam menyambut Tahun Baru Islam. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya menghidupkan kembali pawai obor di Kabupaten Siak, ke depan akan terus dimaksimalkan.
Upaya pembiasaan generasi muda untuk mencintai masjid dan surau terus didorong, dengan harapan anak-anak lebih dekat dengan kegiatan keagamaan seperti salat berjemaah, zikir, salawat, dan membaca Al-Qur’an.
“Hal ini perlu mendapatkan dukungan orang tua, dan peran para guru di sekolah, dalam membentuk karakter dan budi pekerti, serta membangun rasa empati dan kebersamaan,” ucap Bupati Afni.
Baca Juga: Ketua DPRD Indra Gunawan dan Bupati Afni Perdana Didata dalam Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Siak
Pawai obor memiliki nilai sejarah ketika masyarakat dahulu menggunakan obor sebagai penerang dalam perjalanan menuju masjid atau surau di malam hari.
“Dulu masyarakat menggunakan obor karena belum ada listrik. Nilai sejarah ini yang ingin kami hidupkan kembali sebagai bagian dari tradisi dan syiar Islam,” jelas Bupati Afni.
“Mari kita ringankan langkah kita menuju masjid dan surau. Biasakan anak-anak kita dengan zikir, salawat, dan membaca Al-Qur’an. Insya Allah, kita berharap negeri ini menjadi baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” ajak Bupati Afni.
Peringatan malam 1 Muharam dipusatkan di Kota Siak. Cahaya obor yang dibawa sekitar 1.200 peserta menyala serentak, membentuk iring-iringan panjang di depan Istana Siak Asserayah Al Hasyimiah. Lantunan salawat yang mengiringi langkah peserta menambah suasana khidmat di tengah antusiasme masyarakat yang memadati lokasi.
Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pelajar, remaja, hingga orang tua, turut menyaksikan kemeriahan pawai obor tersebut. Mereka berdiri di sepanjang ruas jalan, sebagian bersama keluarga, menikmati tradisi malam 1 Muharam yang kembali dihidupkan.
Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Muhamad Tarmizi, mengatakan, peserta dari tiga jenjang pendidikan di wilayah Kecamatan Siak, Mempura, dan Bungaraya, mulai dari tingkat SD dan MI sebanyak 10 sekolah, tingkat SMP dan MTs 7 sampai 8 sekolah, serta tingkat SMA, SMK dan MA sebanyak 3 sekolah.(mng)
Editor : Arif Oktafian