SIAK (RIAUPOS.CO) - Satu unit kapal KM Gading 2, yang membawa Tim Draft Survey terhadap kapal MV Himala tenggelam di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Demikian dikatakan Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton Pujo Kurnianto, saat bersama Wabup Syamsurizal yang turun meninjau tim melakukan evakuasi.
Lebih jauh dikatakan Pujo, tiga orang meninggal dunia dalam insiden itu, sementara satu hilang dan tiga berhasil selamat. Berikut nama nama mereka yang ada di dalam kapal KM Gading 2, yang melakukan survei terhadap MV Himala. Korban meninggal dunia Surveyor PT Carsurin, Ilham Syahputra Siregar (29), Petugas Bea Cukai Pekanbaru, Aditia Waskita (27), pemilik barang PT KIMI, Desmond Nataldo. Sedangkan korban hilang Surveyor PT Sucofindo atas nama Febri (30).
Tiga yang berhasil selamat adalah, nakhoda KM Gading 2 Afrizal (32), agen PT Segara Mitra Abadi (SMA) Hamdy (33), C/O MV Himala Lewie Marvie Yuson GA.
Baca Juga: Bupati Kampar Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Siap Lakukan Pembahasan
Kronologi insiden, sekitar pukul 23.30 WIB, nakhoda Aprizal, dihubungi agen PT Segara Mitra Abadi untuk membawa dokumen kapal dari dermaga ke kapal TB MTS 29 dengan total penumpang lima orang, termasuk nakhoda.
Setelah mengantar dokumen ke kapal TB MTS 29, dilanjutkan ke kapal MV Himala untuk menjemput tim draft survey. Tim turun dua orang, sehingga isi kapal menjadi tujuh orang.
Dilanjutkan dengan pemeriksaan draft survey dengan arus yang kencang, mulai dari lambung kanan belakang (dekat gangway), laku ke lambung kiri belakang. Pemeriksaan juga dilakukan di haluan kiri kapal dan haluan kanan kapal.
Baca Juga: Nelayan di Rohil Selamat dari Terkaman Buaya saat Pasang Pukat, Alami Luka Serius di Punggung
Di tengah arus kencang itu, posisi buritan KM Gading 2 menyentuh rantai jangkar MV Himala. Nakhoda tetap berusaha mengontrol haluan KM Gading 2, ke kanan dengan memutar kemudi dan menambah kecepatan, namun karena arus yang kencang dari sisi kanan, menyebabkan haluan KM Gading 2, tidak dapat bergerak, bahkan dibawa arus ke kiri dan tertabrak haluan kapal TK Indo Sukses 130 yang berada di sisi kiri kapal MV Himala.
Karena kuatnya arus, haluan KM Gading 2 terus terseret ke kiri hingga membentur haluan TK Indo Sukses 130, benturan itu menyebabkan KM Gading 2 miring ke kanan lalu tenggelam.
“KM Gading tersangkut rantai jangkar KM Himala,” terangnya.
Atas insiden itu, dini hari itu, tiga berhasil selamat, Nakhoda KM Gading 2 Afrizal (32), agen PT Segara Mitra Abadi (SMA) Hamdy (33), C/O MV Himala Lewie Marvie Yuson GA.
Satu ditemukan meninggal, Surveyor PT Carsurin, Ilham Syahputra Siregar (29), tiga lainnya hilang.
Baca Juga: Kecelakaan di Tol Permai: Bus Tabrak Truk Tronton, Dua Orang Meninggal, 18 Luka-Luka
Siang harinya dua kembali berhasil ditemukan meninggal dunia, Aditia Waskita (27), pemilik barang PT KIMI, Desmond Nataldo.
Wabup Syamsurizal mengatakan, Pemkab Siak turut berbelasungkawa. Mudah mudahan satu korban yang hilang segera ditemukan.
“Insiden ini, merupakan musibah yang tak dapat dielakkan,” kata Wabup Syamsurizal.
Sementara Kapolres Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyad Siregar bersama Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga mengatakan tim survei sedang merapat ke kapal besar pengangkut cangkang, ada ombak besar menghantam kapal korban.
“Kami sedang melakukan pendalaman insiden yang sebabkan tiga korban jiwa dan satu masih hilang dan dilakukan pencairan,” terang Kapolres Sepuh.
Hingga siang ini, Tim masih berjibaku melakukan pencarian bersama personel Satpolair Polres Siak, Ditpolairud Polda Riau, Pos TNI AL Tanjung Buton, KSOP Kelas II Tanjung Buton, dan Basarnas Riau.
Keluarga korban bersama pihak perusahaan terkait masih menunggu perkembangan terbaru di Pos Pengawasan Kawasan Industri Tanjung Buton.(mng)
Editor : Edwar Yaman