Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tenggelamnya KM Gading 2 di Perairan Sungai Apit Siak: Sepatu Febri Ditemukan, Pencarian Berlanjut

Monang Lubis • Kamis, 9 Juli 2026 | 09:48 WIB
Pencarian terhadap korban Febri oleh Tim SAR di perairan Sungai Apit, Rabu (8/7/2026). (Istimewa)

 
Pencarian terhadap korban Febri oleh Tim SAR di perairan Sungai Apit, Rabu (8/7/2026). (Istimewa)  

 

SIAK (RIAUPOS.CO)-  Sepatu korban KM Gading 2 Surveyor PT Sucofindo atas nama Febri (30) ditemukan. Namun jasadnya hingga Rabu (8/7/2026) petang belum ditemukan. Demikian dikatakan Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton Pujo Kurnianto.

Pujo ikut langsung melakukan pencarian jasad Febri, yang menjadi korban terbaliknya KM Gading 2 di perairan Sungai Apit pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Hari ini nihil upaya pencarian nihil. Tadi Tim SAR fokus di lokasi  di mana sepatu korban Febri ditemukan, tapi masih nihil juga. Besok akan dilanjutkan kembali.

“Untuk temuan sepatu korban sudah kamj serahkan ke Tim Basarnas,” terangnya.

 Baca Juga: Justin Bieber Bergabung Bersama Madonna, Shakira, dan BTS sebagai Pengisi Acara di Final Piala Dunia

Lebih jauh dijelaskan Pujo, prosedur dari Basarnas, kegiatan SAR akan dilakukan selama 7 hari, dan bisa diperpanjang setelah dilakukan evaluasi.

“Saat ini, Posko Terpadu Tim SAR ada di Pos AL Tanjung Buton,” terang Pujo.

Pujo menerangkan Tim SAR dari Pekanbaru, Dumai, Kepulauan Meranti, BPBD Siak, Polres Siak dan lainnya terus menelusuri selat dalam melakukan pencarian korban Febri, namun hasilnya masih nihil.

“Mohon doanya ya, agar korban Febri dapat segera kami temukan,” kata Pujo.

Sementara sebelumnya, KM Gading 2, yang membawa Tim Draft Survey untuk kapal MV Himala terbalik dan tenggelam di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Baca Juga: Asosiasi Sepakbola Mesir Tidak Bisa Diam Saja Terkait Keputusan Wasit dalam Pertandingan Melawan Argentina

Upaya penyelamatan dilakukan terhadap para korban yang berjumlah tujuh orang berada di KM Gading 2. Tiga selamat, tiga orang meninggal dunia, sementara satu hilang.

Berikut nama nama mereka yang ada di dalam kapal KM Gading 2, yang melakukan survei terhadap MV Himala. Korban meninggal dunia Surveyor PT Carsurin, Ilham Syahputra Siregar (29), Petugas Bea Cukai Pekanbaru, Aditia Waskita (27), pemilik barang PT KIMI, Desmond Nataldo. Sedangkan korban hilang Surveyor PT Sucofindo atas nama Febri (30).

Tiga yang berhasil selamat adalah, Nakhoda KM Gading 2 Afrizal (32), agen PT Segara Mitra Abadi (SMA) Hamdy (33), C/O MV Himala Lewie Marvie Yuson GA.

Kronologi insiden, sekitar pukul 23.30 WIB, nakhoda Aprizal, dihubungi agen  PT Segara Mitra Abadi untuk membawa dokumen kapal dari dermaga ke kapal TB MTS 29 dengan total penumpang lima orang, termasuk nakhoda.

Setelah mengantar dokumen ke kapal TB MTS 29, dilanjutkan ke kapal MV Himala untuk menjemput tim draft survey. Tim turun dua orang, sehingga isi kapal menjadi tujuh orang. Dilanjutkan dengan pemeriksaan draft survey dengan arus yang kencang, mulai dari lambung kanan belakang (dekat gangway), laku ke lambung kiri belakang. Pemeriksaan juga dilakukan di haluan kiri kapal dan haluan kanan kapal.

Baca Juga: Ingin Tingkatkan SDM Unggul Berbasis Literasi, Pemkab Inhu Teken Nota Kesepakatan dengan Badan Bahasa

Di tengah arus kencang itu, posisi buritan KM Gading 2 menyentuh rantai jangkar MV Himala. Nakhoda tetap berusaha mengontrol haluan KM Gading 2, ke kanan dengan memutar kemudi dan menambah kecepatan, namun karena arus yang kencang dari sisi kanan, menyebabkan haluan KM Gading 2, tidak dapat bergerak, bahkan dibawa arus ke kiri dan tertabrak haluan kapal TK Indo Sukses 130 yang berada di sisi kiri kapal MV Himala.

Karena kuatnya arus, haluan KM Gading 2 terus terseret ke kiri hingga membentur haluan TK Indo Sukses 130, benturan itu menyebabkan KM Gading 2 miring ke kanan lalu tenggelam.

“KM Gading tersangkut rantai jangkar KM Himala,” terangnya.

Atas insiden itu, dini hari itu, tiga berhasil selamat, Nakhoda KM Gading 2 Afrizal (32), agen PT Segara Mitra Abadi (SMA) Hamdy (33), C/O MV Himala Lewie Marvie Yuson GA.

Satu ditemukan meninggal, Surveyor PT Carsurin, Ilham Syahputra Siregar (29), tiga lainnya hilang. Siang harinya dua kembali berhasil ditemukan meninggal dunia, Aditia Waskita (27), pemilik barang PT KIMI, Desmond Nataldo.(mng)

Editor : Edwar Yaman
#KM Gading 2 #kapal tenggelam #perairan sungai apit #pencarian korban