SIAK (RIAUPOS.CO) - INDONESIA Berdaulat Adil dan Makmur menjadi tema Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dan peringatannya menjadi sangat spesial, karena dikaitkan dengan bagaimana semangat kebersamaan dalam menjaga alam tetap lestari.
Hal ini tentu saja membuat Ketua DPRD Siak Indra Gunawan SE yang akrab disapa Ngah Ige begitu bersemangat, sebab dia begitu mencintai lingkungan dan terus mengajak seluruh masyarakat menjaganya, dan melestarikannya dengan semangat menanam.
Penyelamatan pesisir menjadi agenda besar. Untuk menyelamatkan pesisir, salah satunya tentu menanam bakau atau mangrove. Dan itu menjadi konsentrasi bersama saat ini.
Baca Juga: Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
Mencegah abrasi, menanam mangrove secara berkelanjutan menjadi agenda dan pembicaraan dan terus disampaikan setiap turun ke masyarakat pesisir, termasuk saat melakukan reses.
Betapa pentingnya menjaga pesisir dari abrasi. Abrasi menyebabkan pengikisan daratan oleh air laut, menghilangkan garis pantai, merusak tempat tinggal warga, dan menghancurkan ekosistem.
‘’Kami membangun semangat menjaga pesisir dari abrasi dengan menanam bakau,’’ kata Ngah Ige.
Baca Juga: Pemerintah Kecamatan Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
Ada puluhan bahkan ratusan jenis bakau, dan itu akan berdampak baik untuk biota laut yang bergantung pada tanaman mangrove, dan bernilai ekonomis bagi masyarakat pesisir.
Gerakan menanam mangrove di pesisir Kecamatan Sungai Apit, sampai ke Teluk Lanus, merupakan wilayah paling ujung dan terluar menjadi sasaran, tak hanya perangkat desa dan swadaya masyarakat, tapi juga TNI, Polri konsen dan ambil bagian dalam gerakan tersebut.
‘’Kami ingin warisan anak cucuk ini, dapat terus terjaga dan dapat dinikmati di masa mendatang,’’ ucap Indra.
Tapi mangrove tak hanya ditanam tapi juga dirawat dan dijaga. Tanpa dirawat dan dijaga mangrove akan tinggal kenangan.
Usaha menjaga pesisir dari abrasi mendapat apresiasi dari Polda Riau. Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono SIK, turun langsung ke desa/kampung bunsur, Kecamatan Sungai Apit, memimpin upacara HUT ke-81 RI, lalu membagikan piagam penghargaan kepada para pihak yang merawat kebersamaan melalui gotong royong menjaga pesisir dengan menanam mangrove secara terpadu.
Tak hanya kepada Kapolres AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar piagam penghargaan diberikan, tapi juga kepada Kapolsek Sungai Apit Iptu Adhifian, Camat Tengku Mukhtasar, para penghulu diantarnya Penghulu Penyengat Abok Agustinus dan lainnya.
Dibagikan juga pohon kehidupan, sebagai langkah nyata dengan menanam akan tumbuh perubahan pada lingkungan menjadi lebih asri dan kaya akan oksigen.
Baca Juga: Truk ODOL Salah Satu Penyebab Kerusakan Jalan di Siak
Selain Ketua Indra Gunawan, hadir juga Wabup Syamsurizal, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akhmadi, dan Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, Danramil Kapten Inf Syaidina Ali Tanjoeng, Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar, Kapolsek Sungai Apit Iptu Adhifian Ikhsan beserta unsur forkopimda.
Semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan, menjadikan upacara Hari Kemerdekaan itu semakin khidmat.
Indra Gunawan mengaku terharu, di Bunsur digelar upacara sekaligus penyerahkan piagam penghargaan dan bibit pohon atas terjaganya lingkungan, terutama pesisir dari abrasi.
Komitmen ini menjadi bagian penting untuk masa depan lingkungan yang lestari. Sebagai Ketua DPRD Siak, Ngah Ige tentu tak ingin berjalan sendiri. Dalam hal ini, mesti dilakukan secara terpadu, semua elemen, tak hanya warga tapi juga pelajar.
Baca Juga: PGN Hadirkan Energi Kebersamaan di Pelalawan dan Siak
Pelajar harus mencintai lingkungannya sejak dini, sehingga bisa merawatnya sampai benar benar asri. Dan tentu itu diawali dari lingkungan sekolah dan rumah.
Kehadiran Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono di tengah masyarakat menjadi gambaran nyata kedekatan Polri dengan warga, sekaligus momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan dan gotong royong.
Dalam amanatnya, semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai dorongan untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama membangun daerah.
Baca Juga: Dosen Unilak Latih Warga Manfaatkan Biogas untuk Masak dan Listrik
Dari Kampung Bungsur, pesan kemerdekaan kembali digaungkan, merah putih bukan sekadar simbol, tetapi semangat yang menyatukan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga negeri dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.
Bersama masyarakat, Polri terus hadir membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Dari Bunsur untuk Indonesia. Merdeka bukan hanya tentang masa lalu, tetapi tentang bagaimana hari ini kita menjaga persatuan dan menyiapkan masa depan.(adv/mng)
Editor : Arif Oktafian