STAI Susha Siak Bertransformasi Jadi IAI

Monang Lubis • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 00:40 WIB
Penyerahan SK Menteri Agama oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Prof Dr Askal Salim GP kepada Pembina Yayasan Hubbul Wathan Kabupaten Siak Jusfrizal SPt MT, di Auditorium Lantai 4 Yayasan Diniyyah Pekanbaru, Selasa (6/10/2026). (Istimewa)
Penyerahan SK Menteri Agama oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Prof Dr Askal Salim GP kepada Pembina Yayasan Hubbul Wathan Kabupaten Siak Jusfrizal SPt MT, di Auditorium Lantai 4 Yayasan Diniyyah Pekanbaru, Selasa (6/10/2026). (Istimewa)

SIAK (RIAUPOS.CO) -- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura secara resmi bertransformasi status kelembagaannya menjadi Institut Agama Islam (IAI) Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura Riau. 

Demikian dikatakan Pembina Yayasan Hubbul Wathan Kabupaten Siak, Jusfrizal SPt MT.  Perubahan bentuk institusi ini dikukuhkan secara resmi melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 974 Tahun 2026.

Acara penyerahan dilangsungkan, Selasa (6/10/2026) di Auditorium Lantai 4 Yayasan Diniyyah Pekanbaru. Momen bersejarah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga, tokoh-tokoh penting dunia pendidikan tinggi Islam, serta civitas akademika dari berbagai instansi guna menyaksikan babak baru perkembangan institusi pendidikan di Kabupaten Siak.

Baca Juga: DBH Migas Turun, FKPMR Sebut Dapat Mempersulit Ruang Fiskal Daerah

Puncak acara ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Menteri Agama RI secara simbolis oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr Askal Salim GP MAg. "Dokumen tersebut diserahkan kepada dirinya sebagai Pembina Yayasan Hubbul Wathan Kabupaten Siak," kata Jusfrizal.

Prosesi penyerahan ini menjadi simbol sahnya alih status kelembagaan yang membawa angin segar bagi peningkatan kualitas akademik dan perluasan akses pendidikan tinggi Islam di Negeri Istana dan  Bumi Lancang Kuning.

Penyerahan SK ini, didampingi dan disaksikan oleh unsur pimpinan yayasan serta pengelola perguruan tinggi, di antaranya Ketua Yayasan Hubbul Wathan Kabupaten Siak, Jum Harroni SSos ME, serta Ketua STAI Sulthan Syarif Hasyim (STAI Susha) Siak Sri Indrapura, Dr M Hatta MPd. 

Baca Juga: Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Kota Pekanbaru Masuk Kategori Berbahaya 

"Kehadiran para pimpinan puncak ini mencerminkan komitmen kolektif yang kuat dalam mengawal proses transisi dan memajukan mutu tata kelola lembaga pendidikan ke depannya," katanya.

Acara yang sarat akan nuansa kekeluargaan dan akademik ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting tingkat regional dan nasional, diantaranya Koordinator Kopertais Wilayah Riau XII – Kepri, Prof Leny Novianty MAk, Guru Besar UIN Suska Riau Prof Saefuddin, Pembina Yayasan Diniyyah Pekanbaru beserta jajaran, Rektor Institut Diniyyah beserta jajaran dosen, serta para Wakil Ketua (Waka II dan Waka III), Ketua Program Studi (Kaprodi), anggota Senat, dan segenap dosen STAI Susha Siak.

"Rasa syukur yang mendalam, serta ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama Republik Indonesia atas kepercayaan dan amanah yang diberikan melalui penerbitan SK alih bentuk ini," ucap Jufrizal.

Baca Juga: Gebyar Lelang Serentak BRI 2026, Perkuat Ekonomi melalui Optimalisasi Aset

Dia menegaskan bahwa transformasi dari sekolah tinggi menjadi institut merupakan hasil kerja keras, dedikasi, serta doa bersama seluruh elemen yayasan dan civitas akademika yang telah merintis pengembangan institusi selama bertahun-tahun.

Perubahan bentuk menjadi Institut Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim ini bukan sekadar pergantian nomenklatur atau papan nama lembaga semata, melainkan sebuah amanah besar untuk meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi secara komprehensif. 

"Kami berkomitmen untuk terus membenahi infrastruktur, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas cakupan program studi agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat luas," ujar Jusfrizal.

Baca Juga: Jembatan Sarang Elang Kecil yang Menghubungkan Desa Selunak-Pesajian, Inhu Roboh 

Koordinator Kopertais Wilayah Riau XII – Kepri, Prof Leny Novianty MAk, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas capaian gemilang yang diraih oleh STAI Sulthan Syarif Hasyim. 

Leny berpesan agar momentum alih bentuk ini dijadikan sebagai pemacu semangat baru untuk melakukan akselerasi mutu akademik, peningkatan tata kelola institusi yang transparan dan akuntabel, serta penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat regional maupun nasional.

Dengan resmi menyandang status sebagai Institut Agama Islam (IAI) Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura Riau, lembaga ini bersiap membuka lembaran baru dalam melahirkan generasi intelektual muslim yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. 

Baca Juga: Tok! MK Tolak Gugatan Pemohon, Gibran Tetap Wakil Presiden

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa bersama, sesi foto bersama para pejabat Kementerian Agama, pimpinan yayasan, senat, dan tamu undangan, sebagai wujud syukur atas berkah dan ridha Allah SWT atas tercapainya cita-cita besar institusi ini.

Editor : Rinaldi
STAI Susha Siak IAI Sulthan Syarif Hasyim Yayasan Hubbul Wathan