SIAK (RIAUPOS.CO) - Kabut asap di Kabupaten Siak sangat pekan, dan itu terjadi sampai pagi. Pagi hari, asap bercampur embun, mengganggu jarak pandang. Seperti dikatakan Fanny Riza yang akrab disapa Mami, guru SMPN di Kota Siak, dia menyeberang dari rumahnya di Benteng Hulu, Mempura, menuju sekolahnya di Siak Kota.
Perahu penyeberangan yang ditumpanginya, bersama empat penumpang lainnya, meluncur ke hilir sangkin pekatnya asap bercampur embun.
“Saya berangkat pukul 06.40 WIB, asap di sungai sangat pekat, jarak pandang terbatas, sampai perahu mampir hanyut,” kata Fanny, Rabu (7/10/2026) siang.
Baca Juga: ISPU Kampar Tembus 712, Asap Kiriman Kepung Wilayah, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Di tengah terbatasnya jarak pandang, Fanny benar benar khawatir, sebab Sungai Siak menjadi lintasan kapal kapal pembawa kayu dan peti kemas. Terkait hal ini, Kalaksa BPBD Siak Novendra Kasmara mengatakan, Siak nihil titik panas dan titik api, tapi asap pekat.
“Ini asap kiriman dari Sumsel, kami harapkan masyarakat dapat bersabar,” kata Novendra.
Tetap jaga kesehatan dengan membatasi aktivitas di luar rumah. Jika pun harus keluar rumah, sebaiknya kenakan masker.(mng)
Editor : Edwar Yaman