PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jelang dibuka menyambut arus mudik Lebaran 2024 ini, Jalan Tol Bangkinang-Koto Kampar yang menjadi bagian ruas Bangkinang-Pangkalan tahap satu sudah dilakukan pengecekan. Jalan tol yang menjadi bagian Tol Pekanbaru-Padang ruas Jalan tol Trans Sumatera (JTTS) ini dibangun memakai teknologi konstruksi jembatan unibridge.
Penggunaan teknologi konstruksi jembatan unibridge dalam proses pembangunan Jalan Tol Bangkinang-Koto Kampar ini, menurut pihak Hutama Karya dilakukan guna efisiensi struktur pada kontur yang ekstrim, serta struktur yang ringan dengan bentang yang panjang sehingga dapat mengefisiensi desain pada struktur pondasi dan kolomnya.
Jalan tol Bangkinang-Pangkalan Tahap I (Bangkinang-Koto Kampar) memiliki mainroad sepanjang 24,7 km, dengan jumlah lajur 2x2. Adapun kecepatan rencana adalah 80 km/jam, yang dapat mengefisiensikan perjalanan pengguna jalan tol dari semula 1 jam menjadi hanya 15-20 menit saja. Untuk jalan tol ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas struktur meliputi 8 jembatan, 9 box pedestrian + box culvert, 3 overpass, 1 interchange, dan 2 gerbang tol.
Menjelang dibuka menyambut mudik Lebaran 2024/1445 Hijriah, PT Hutama Karya dalam keterangan resminya berencana untuk memfungsionalkan 2 ruas Jalan Trans Sumatera (JTTS) sekaligus. Selain tol Bangkinang-Koto Kampar, juga yang akan dibuka nanti adalah jalan tol Indrapura-Kisaran Seksi Limapuluh-Kisaran.
Jalan Tol Bangkinang-Koto Kampar, jelang dibuka menyambut arus mudik Lebaran, sudah dilakukan Provisional Hand Over (PHO) terhadap pekerjaan lanjutan yang menjadi lingkup anak usaha Hutama Karya yakni PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).
Kegiatan PHO berlangsung Kamis-Jumat (21–22 Maret 2024) di Kantor Proyek Tol Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. Diawali dengan pelaksanaan kegiatan Pemeriksaan Lapangan oleh Tim Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Hutama Karya, yang kemudian ditutup dengan Rapat Pleno Pelaksanaan Pemeriksaan PPHP.
Turut hadir dalam kegiatan ini Executive Vice President (EVP) Divisi Quality, Health, Safety, Security & Environment (QHSSE) Hutama Karya selaku Ketua Tim PPHP, Andung Damar Sasongko, dan sejumlah Tim Pemeriksa terkait.
Menurut EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan dalam upaya mempercepat pengoperasian jalan tol yang lebih baik, dengan pemeriksaan yang dilaksanakan sesuai ketentuan kontrak yang berlaku.
“Alhamdulillah selama dua hari tersebut sudah dilakukan pemeriksaan yang meliputi pengecekan kelengkapan administrasi, hingga kondisi fisik pekerjaan. Targetnya jalan tol ini dapat kita fungsionalkan pada lebaran untuk mendukung mobilitas pemudik khususnya di Provinsi Riau,” ujar Tjahjo.
Lebih lanjut, Tjahjo menjelaskan jalan tol Bangkinang-Pangkalan Tahap I (Bangkinang-Koto Kampar) akan segera diajukan pelaksanaan permohonan Uji Laik Fungsi (ULF), untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh regulator atau Kementerian PUPR, dengan harapan dapat menerima Sertifikat Laik Operasi (SLO) pada pertengahan 2024 nanti.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra