Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemberlakuan One Way Padang-Bukittinggi Melewati Jalan Lintas Sicincin-Malalak Macet Total

Dofi Iskandar • Sabtu, 13 April 2024 | 18:26 WIB
Jalur lintas Sicincin-Malalak Sumatra Barat (Sumbar) macet total, Sabtu (13/4/2024). Kendaraan yang lewat terlihat mengantre hingga berjam-jam.
Jalur lintas Sicincin-Malalak Sumatra Barat (Sumbar) macet total, Sabtu (13/4/2024). Kendaraan yang lewat terlihat mengantre hingga berjam-jam.

BUKITTINGGI (RIAUPOS.CO) - Pemberlakuan one way Padang-Bukittinggi melewati jalur alternatif lintas Sicincin-Malalak Sumatra Barat (Sumbar) macet total, Sabtu (13/4/2024). Kendaraan yang lewat tampak mengantre hingga berjam-jam.

Pantauan Riaupos.co, kendaraan yang melewati jalur lintas Sicincin -Malalak mengantre hingga berjam-jam karena terjadi kemacetan panjang hingga puluhan kilometer. Ditambah lagi kendaraan tidak tertib di jalan dengan mengambil ke jalur kanan hingga menyulitkan kendaraan dari depan (berlawanan arah) melintas.Baca Juga: Penyeberangan Dumai-Rupat Padat, Masyarakat Diimbau Atur Jadwal Kepulangan

Pengendara yang melewati jalur lintas tersebut harus ekstra hati-hati karena jalan yang mendaki, terjal, ditambah lagi hujan dan terjadinya kemacetan hingga banyak kendaraan yang tidak kuat menanjak, bahkan membahayakan kendaraan lain yang berada di belakang.Baca Juga: Pengunjung Tempat Wisata Ramai, Arus Balik Lintas Timur Mulai Padat

Herman, salah seorang pemudik dari Padang-Bukittinggi mengimbau agar pemudik untuk berhati-hati dan menyarankan agar menunda saja karena kondisi macet. Ditambah lagi dengan  cuacanya yang tidak mendukung atau musim hujan sehingga rawan terjadi longsor dan banjir.

"Jalanya sangat berbahaya sekali. Di tanjakan yang tinggi terjadi kemacetan parah dan banyak kendaraan yang tiba-tiba mati atau berhenti di tanjakan tersebut karena mungkin mobilnya tidak kuat menanjak. Itu kalau sopirnya nggak hati-hati saja atau bagi yang baru belajar sangat berbahaya sekali,"  ujar Herman.(dof)

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#bukittinggi #one way #jalur alternatif #Malalak #jalan lintas