Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Fungsional Juli 2024, Tol Padang-Sicincin Mempersingkat Waktu Tempuh jadi 30 Menit

Redaksi • Kamis, 2 Mei 2024 | 10:24 WIB

 

PADANG (RIAUPOS.CO) - PT Hutama Karya terus tancap gas dalam menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 km. Saat ini, progres mencapai 58,76% dan ditargetkan fungsional pada Juli 2024.

Progres Tol Padang Sicincin sudah mencapai 58,76% dan Hutama Karya menargetkan fungsional pada Juli 2024.
Progres Tol Padang Sicincin sudah mencapai 58,76% dan Hutama Karya menargetkan fungsional pada Juli 2024.

Penyelesaian tol ini akan mempersingkat waktu perjalanan dari Sicincin menuju Padang dari 90 menit menjadi 30 menit.

Proyek strategis nasional ini tak hanya mengejar penyelesaian fisik, namun juga fokus pada pemberdayaan masyarakat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar wilayah operasional.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan saat ini Hutama Karya bersama kontraktor Tol Padang-Sicincin (Tol Pacin), yaitu PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), tengah fokus pada penyelesaian proyek sepanjang 36,6 km dengan progres mencapai 58,76% serta ditargetkan fungsional Juli 2024.

“Jika sebelumnya menghadapi sejumlah tantangan, saat ini proyek mengalami kemajuan yang signifikan terlebih setelah mendapatkan dukungan dari para stakeholders mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda hingga Danrem 032/Wirabraja, karena hadirnya tol ini akan memberikan manfaat besar untuk perkembangan wilayah Sumatera Barat,” jelas Adjib dalam rilis BPJT.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan keberadaan tol ini memberikan banyak harapan baru untuk masyarakat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian.

“Keberadaan jalan tol akan memudahkan, mempercepat, mendekatkan jarak dan melancarkan akses. Oleh sebab itu masyarakat Sumatera Barat berharap agar pelaksanaan pekerjaan jalan tol ini bisa lebih cepat penyelesaiannya,” ujar Mahyeldi.

Hutama Karya memberikan kesempatan bagi warga lokal untuk berkontribusi dalam proyek ini dengan membuka lapangan pekerjaan.

Bekerja sama dengan wali nagari dan melibatkan anak-anak nagari, kata Adjib, Hutama Karya ingin memastikan pembangunan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

“Kehadiran proyek ini bisa merangkul seluruh elemen, mulai dari masyarakat dan pemuda sekitar yang mau bekerja dengan keahlian masing-masing. Kami sangat mengapresiasi Hutama Karya karena hal ini sangat membantu dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat,” ujar Wali Nagari Pasie Laweh Lubuk Alung, Peri Adinur.

Tak hanya itu, Hutama Karya juga berkolaborasi dengan Koperasi Korem 032/Wirabraja dalam menyediakan bahan material proyek. Komandan Korem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Rayen Obersyl menyampaikan bahwa partisipasi koperasi ini memberi manfaat bagi anggotanya.

“Koperasi modalnya dari seluruh anggota, sehingga apabila ikut andil, yang akan mendapatkan keuntungan adalah koperasi yang hidup, tumbuh, anggota bisa lebih sejahtera,” kata Brigjen TNI Rayen Obersyl.

Kehadiran proyek JTTS Padang-Sicincin juga dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM sekitar. Salah satunya Khairul, pemilik warung makan Salero Ikan Asin. Sejak pembangunan dimulai, omzet rumah makannya meningkat dua kali lipat.

“Alhamdulillah, peningkatannya menjadi dua kali lipat dengan adanya pengerjaan proyek ini karena sebagian para pekerja jalan tol makan di tempat rumah makan saya," ungkap Khairul.

Lebih lanjut, Hutama Karya melalui program TJSL bertajuk HK Peduli Sosial dan Pendidikan telah memberikan bantuan senilai Rp638 juta sepanjang tahun 2022 hingga 2023.

Bantuan tersebut meliputi renovasi tempat ibadah, rehabilitasi panti asuhan dan tempat penampungan sampah, pemberian peralatan usaha dan bentor (becak motor) bagi pelaku tani, pemberian beasiswa putra - putri TNI serta penyediaan sarana air bersih.

“Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan pembangunan dengan baik, dan juga membangun kolaborasi antar pihak sebagai wujud pengimplementasian konsep Environment, Social and Governance (ESG) lewat proyek tol Padang-Sicincin ini,” tutup Adjib.

Jalan tol ini nantinya akan berpotensi mendorong pertumbuhan positif pada sektor pariwisata, meningkatkan konektivitas dan mobilitas, mengoptimalkan sektor perekonomian, mendorong perkembangan UMKM, menyerap tenaga kerja, meningkatkan nilai properti, serta memperluas distribusi hasil produksi industri, petani, nelayan, dan peternak.

Laporan: RPG (Padang)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#tol pekanbaru-padang #Sicincin Bukittinggi #Hutama Karya #gubernur sumbar