Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Di Batusangkar, Sembilan Orang Ditemukan Tewas Akibat Banjir Bandang Gunung Marapi

Redaksi • Minggu, 12 Mei 2024 - 14:06 WIB
Kondisi terkini situasi di Kabupaten Tanah Datar usai diterjang banjir bandang, Ahad (12/5/2024).
Kondisi terkini situasi di Kabupaten Tanah Datar usai diterjang banjir bandang, Ahad (12/5/2024).

TANAH DATAR (RIAUPOS.CO) - Hujan lebat yang mengguyur sejumlah sungai lereng Gunung Marapi, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mengakibatkan banjir bandang.

Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat peristiwa ini, sejumlah warga ditemukan meninggal dunia dan sejumlah lainnya hilang akibat terbawa arus sungai bandang.

Pantauan di lokasi banjir bandang terjadi di sejumlah titik. Di antaranya aliran sungai di Simpang Manunggal (jalur penghubung Padang-Batusangkar), Kecamatan Limo Kaum, Nagari Parambahan.

Sementara itu lokasi lainnya yang terkena banjir bandang tepatnya di daerah Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar, Sumbar.

Hingga saat ini sekitar pukul 11.00 WIB, Polres Tanah Datar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar serta para relawan masih membersihkan material banjir di Simpang Manunggal.

Selain menggunakan alat berat sejumlah anggota polisi dan pihak terkait lainnya, tampak menggunakan gergaji mesin untuk memotong kayu yang menghambat badan jalan.

Sementara itu sejumlah warga yang ingin menuju Padang hingga saat ini masih terperangkap di sekitar lokasi dan belum bisa dilalui kendaraan.

Menurut Yeti (50) salah seorang warga mengatakan, akibat peristiwa tersebut sejumlah warga ditemukan berlumuran lumpur dalam keadaan meninggal dunia.

"Ada sembilan orang yang meninggal. Yang hilang masih ada. Saat kejadian warga di sini langsung pergi ke rumah tetangganya yang tidak terkena banjir" ujarnya.

Bupati Tanah Datar Eka Putra, mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat Tanah Datar untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati mengingat saat ini curah hujan cukup tinggi.

Dia juga mengimbau terutama bagi pengguna jalan yang melewati jalur yang rawan banjir agar selalu berhati-hati dalam mengemudi karena jalan tersebut rawan dengan kecelakaan.

"Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada disekitar sungai dan meningkatkan kewaspadaannya," kata Eka.(*)

Laporan: Eka G Putra (Tanah Datar)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#Banjir Bandang Sumbar #tanah datar #gunung marapi #Galodo #korban tewas