ACEH UTARA (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan pada pertandingan PON XXI Aceh-Sumut terjadi di cabang olahraga (cabor) Aero Sport Paramotor. Beberapa atlet berjatuhan ke jalanan dan halaman rumah warga di luar venue pertandingan. Sedikitnya ada 4 atlet Aero Sport Paramotor yang mendarat darurat di jalan.
Baca Juga: 4 Atlet Paramotor PON XXI di Aceh Jatuh, Ini Kondisi Atlet Riau
Tercatat, empat atlet Aero Sport Paramotor PON XXI yang mendarat bukan di venue Bandara Malikussaleh, Aceh Utara tersebut, pertama seorang atlet mendarat darurat saat berlangsung pelatihan resmi.
Kemudian tiga atlet Aero Sport Paramotor lainnya yang mendarat darurat pada hari pertama lomba, terlihat jatuh di luar venues, sekitar jalanan dan sekitar rumah warga.
Baca Juga: Hari Ini, Senam Tambah 2 Emas dan 1 Perak, Berikut Total Perolehan Medali Riau di PON XXI Aceh-Sumut
Seperti atlet Paramotor asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang jatuh di sawah.
Saat warga memberikan pertolongan, atlet tersebut menyebut mesin paramotor mati.
Perihal kejadian ini, Ketua Paramotor Indonesia Cahyo Alkantana menyebutkan 4 pilot yang mengalami kecelakaan mendarat darurat tersebut, atas nama Hasbul Asra atlet asal Aceh, Supratman (Riau), Jevi Oki Cahyono (NTT) dan Azhar Teguh Pangestu (Bali).
Baca Juga: PON XXI Aceh-Sumut: Pj Gubri Rahman Hadi Apresiasi Atlet Senam Riau Kembali Sabet 2 Emas
Atlet menggunakan tipe pesawat Paramotor Footlauch, sedang mengikuti Perlombaan dalam kelas Navigasi pada pertandingan Aero Sport Paramotor yang diikuti sejumlah 46 pilot pada PON Aceh-Sumut.
Dijelaskannya, pilot take off dari Bandara Malikussaleh pukul 08.00 WIB, Kamis (29/8/2024) dengan sempurna dan aman.
Nahas, saat pelaksanaan terbang, navigasi dari beberapa mesin Paramotor mengalami masalah, dalam kondisi mesin mati. Sehingga harus melaksanakan emergency landing sesuai SOP yang berlaku dalam keadaan aman.
Baca Juga: Simulasi Makan Bergizi Gratis di Pekanbaru, Menunya Ada Nasi, Ayam Goreng, Buah dan Susu
“Untuk satu pilot atas nama Azhar ada sedikit keluhan di punggung karena impek hard landing di aspal. Dan saat ini sdh mendapat penanganan medis. Kondisi pilot stabil,” ungkap Cahyo.
Sementara perihal cuaca, kondisi angin saat kejadian dalam kondisi normal. Menurut BMKG Malikussaleh, kecepatan angin di sekitar Bandara Malikussaleh dalam kondisi normal.
“Kondisi cuaca 29 Agustus 2024 di wilayah bandara Malikussaleh cukup baik. Kondisi angin cenderung stabil. Kisaran 6 sampai 10 knot. Secara regulasi ini masih aman untuk take off dan landing paramotor,” kata pihak BMKG Malikussaleh Arijuddin.
Baca Juga: Berikut Jadwal Pertandingan Tim Sepakbola Kontingen Riau di PON Aceh-Sumut 2024
Sumber: Harianrakyataceh.com
Editor : RP Eka Gusmadi Putra