Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Update Longsor Tambang Emas Ilegal di Solok, BNPB: 15 Meninggal, 3 Orang Luka Berat, 7 Orang Masih dalam Pencarian

Edwar Yaman • Jumat, 27 September 2024 | 19:25 WIB

 

15 orang meninggal, 3 orang luka berat dan 7 orang masih dalam pencarian  akibat longsornya tambang emas ilegal di kawasan Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Solok, Sumbar.
15 orang meninggal, 3 orang luka berat dan 7 orang masih dalam pencarian akibat longsornya tambang emas ilegal di kawasan Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Solok, Sumbar.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tanah longsor menerjang kawasan tambang ilegal di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, pada Kamis (26/9/2024) sore pukul 17.00 WIB. Sebanyak 15 penambang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor di kawasan Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Solok.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, insiden tersebut terjadi setelah adanya hujan deras di kawasan tambang ilegal. Pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok menyebutkan struktur tanah labil berkontribusi pada peristiwa itu. Titik terdampak berlokasi di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti.

Dari 15 warga meninggal dunia, sebanyak 4 orang telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Laporan sementara BPBD menyebutkan 7 lainnya masih dalam proses pencarian. Kejadian ini juga mengakibatkan 3 orang luka berat.

“BPBD dan unsur terkait masih melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Personel gabungan dari TNI, Polri dan Basarnas serta dukungan warga setempat membantu dalam operasi darurat tersebut,” ujar Abdul Muhari.

Dikatkan Abdul Muhari, kondisi terakhir, upaya pencarian, pertolongan dan evakuasi masih terkendala kondisi medan yang terdampak longsor. Di samping itu, lokasi kejadian sulit dijangkau oleh kendaraan.

Pihaknya mengimbau personel gabungan dan warga untuk berhati-hati dalam melakukan operasi di lapangan, khususnya longsor susulan atau kondisi tanah berlumpur. Saat ini wilayah Kecamatan Hiliran Gumanti masih hujan petir dan Sabtu (28/9), masih berpeluang hujan.

Silakan simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu dengan mengakses Riau Pos WhatsApp Channel

 

Editor : RP Edwar Yaman
#solok #longsor tambang emas #tambang emas ilegal #peti #puluhan orang tewas #longsor tambang emas di sumbar #tambang emas di solok longsor