PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setiap harinya ada 5.000 kendaraan rata-rata yang melintasi ruas Jalan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar di Provinsi Riau, yang menunggu sambungan dari Tol Padang-Sicincin bagian dari Tol Pekanbaru-Padang. Jalan bebas hambatan sepanjang 56 km ini, juga ternyata dipantau kamera pengawas. Diklaim, ada 107 titik CCTV dipasang di sepanjang tol ini.
107 CCTV ini, jika diestimasikan dengan panjang ruas Jalan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, maka setiap kilometernya, terdapat satu CCTV di kiri kanan ruas jalan. Selain itu, jalan tol kedua di Riau yang menghubungkan jalan tol trans sumatera (JTTS) Pekanbaru-Padang ini, terdapat 3 gerbang tol.
Antusiasme masyarakat untuk melintasi tol ini juga terlihat dari lalu lintas harian rata-rata yang terus mengalami peningkatan sejak beroperasi.
Setiap harinya, lebih dari 5.000 kendaraan melintasi Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, ini menunjukkan respon positif pengguna jalan tol terhadap kemudahan akses dan waktu tempuh yang lebih singkat.
Informasi ini diungkapkan EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim, menurutnya Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar dilengkapi dengan infrastruktur modern yang mendukung keamanan dan kelancaran perjalanan.
"Terdapat 107 titik kamera pengawas (CCTV) untuk pemantauan lalu lintas secara real-time yang dimonitor secara terpusat di control room selama 24 jam serta 5 titik Variable Message Sign (VMS) yang menyediakan informasi terkini bagi pengguna jalan," kata Adjib Al Hakim dalam keterangan resmi Hutama Karya yang diterima Riaupos.co, Sabtu (26/10/2024).
Baca Juga: Tol Padang-Sicincin Miliki 3 Gerbang, Persingkat Waktu dari Padang ke Sicincin hanya 30 Menit
Selain itu, dijelaskan, fasilitas untuk kenyamanan pengguna meliputi satu interchange di Bangkinang serta 2 (dua) rest area, yaitu Rest Area 36 Jalur A dan 36 Jalur B, yang lengkap dengan berbagai fasilitas.
Tol ini didukung oleh tiga gerbang tol utama, yaitu Gerbang Tol Bangkinang, Gerbang Tol Sungai Pinang, dan Gerbang Tol XIII Koto Kampar, yang mempermudah akses keluar-masuk.
Baca Juga: Pekanbaru-Padang Segera Tersambung, JICA Rancang Terowongan Tol Sesi Payakumbuh-Pangkalan
"Dengan dukungan 29 armada operasional, Hutama Karya memastikan pengelolaan dan pemeliharaan tol berjalan dengan optimal untuk menjamin kenyamanan pengguna dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur guna mendukung pembangunan ekonomi nasional,khususnya melalui infrastruktur di wilayah Sumatra," beber pihak HK.
Seperti diketahui, Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar ini, merupakan bagian dari Jalan Tol Pekanbaru-Padang.
Dimana setelah Koto Kampar, sesuai perencanaan pembangunan, akan ada sambungan Jalan Tol ke Pangkalan-Payakumbuh yang nantinya terhubung ke Jalan Tol Padang-Sicincin.
Pada ruas Bangkinang-Pangkalan ini, kabarnya akan dibuat sebuah terowongan karena harus melintasi daerah perbukitan, Disebut Bukit Barisan yang membentang di sumatera bagian tengah.
Keberadaan Jalan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar ini, juga empermudah akses transportasi darat menjadikan ruas jalan tol di Provinsi Riau dirasakan benar manfaatnya oleh masyarakat.
Terlebih, dengan adanya ruas Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, lebih memperkuat konektifitas antarprovinsi, Riau dan Sumbar. Selain itu, juga mempersingkat jarak berlibur ke berbagai destinasi wisata terdekat.
Perjalanan 2 jam yang dipangkas menjadi sekitar setengah jam bagi warga Pekanbaru untuk berlibur ke objek wisata seperti Ulu Kasok dan Candi Muara Takus.
Serta memperpendek waktu perjalanan ke objek wisata Geopark Lembah Harau di provinsi tetangga, Sumatera Barat, dapat diakses melalui ruas Jalan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra