Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Banjir dan Longsor di Kota Padangsidimpuan, Satu Jiwa Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak

Edwar Yaman • Sabtu, 15 Maret 2025 | 11:49 WIB
Banjir dan longsor yang terjadi di Kota Padangsidimpuan, pada Kamis (13/3/2025) malam menyebabkan satu jiwa meninggal dan ribuan warga terdampak.
Banjir dan longsor yang terjadi di Kota Padangsidimpuan, pada Kamis (13/3/2025) malam menyebabkan satu jiwa meninggal dan ribuan warga terdampak.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Banjir dan tanah longsor melanda Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (13/3/2025) pukul 23.00 WIB. Ini setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Meluapnya Sungai Batang Ayumi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, sementara longsor terjadi di beberapa titik dengan kemiringan tanah tinggi. Kejadian ini berdampak pada permukiman warga serta fasilitas umum.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, laporan yang diterima pihaknya mencatat satu orang meninggal dunia akibat bencana ini, sementara lebih dari seribu warga terdampak dan puluhan rumah mengalami kerusakan.

Lima kecamatan terdampak dalam peristiwa ini, yaitu Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan Selatan, Padangsidimpuan Batunadua, Padangsidimpuan Angkola Julu, dan Padangsidimpuan Tenggara, dengan total 23 kelurahan dan lima desa terdampak.

“Data sementara mencatat 1.054 warga terdampak, dengan 146 rumah mengalami rusak ringan dan 20 rumah rusak berat. Selain itu, dua sekolah dan dua tempat ibadah turut terdampak,” ujar Abdul Muhari.

Dikatakan Abdul Muhari, BPBD Kota Padangsidimpuan telah melakukan evakuasi warga serta pendataan dampak bencana. Proses asesmen masih terus dilakukan guna memastikan langkah pemulihan dapat berjalan optimal.

Kondisi terkini pada Jumat (14/3) banjir telah surut, tetapi material longsor masih dalam tahap pembersihan oleh pemerintah setempat, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat. Upaya pemulihan terus dilakukan agar aktivitas warga dapat kembali normal dalam waktu dekat.

Abdul Muhari mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama bagi warga yang berada di daerah rawan banjir dan longsor. Mengingat curah hujan yang masih berpotensi tinggi, masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi dari instansi terkait serta arahan dari pemerintah daerah dan petugas di lapangan.

“Jika terjadi keadaan darurat, segera menghubungi layanan darurat atau BPBD setempat,” ujarnya.***

Editor : Edwar Yaman
#Kota Padangsidempuan #bnpb ri #ribuan warga terdampak #banjir #longsor