Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Warga Takut Kejadian Seperti Lapindo, Terpantau Lebih dari 10 Titik Semburan Lumpur Panas di Roburan Madina Sumut

Redaksi • Minggu, 27 April 2025 | 18:15 WIB
Semburan lumpur panas muncul di Desa Roburan Dolok Mandailing Natal (Madina), Sumut.
Semburan lumpur panas muncul di Desa Roburan Dolok Mandailing Natal (Madina), Sumut.

MADINA (RIAUPOS.CO) - Masyarakat Desa Roburan Dolok dan sekitarnya, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diliputi rasa khawatir setelah muncul lebih dari 10 titik semburan lumpur panas di wilayah tersebut.

Kekhawatiran warga beralasan karena melihat peristiwa lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Berkaca dari kejadian Lapindo, warga takut semburan lumpur di deesa mereka berpotensi menjadi kubangan lumpur besar seperti Lapindo.

Terkait hal itu, warga Roburan Dolok meminta perhatian Presiden Prabowo atau pemerintah pusat untuk mengatasi kejadian tersebut.

Setidaknya lebih dari 10 titik lokasi semburan lumpur yang tersebar di atas perkampungan warga. Semburan lumpur ini rata-rata berada di lahan kebun karet dan persawahan warga.

Semburan lumpur panas tersebut rata -rata sudah berwarna hitam pekat, bahkan bebatuan yang terpapar juga telah memerah, pertanda tingkat panas dari lumpur sangat tinggi.

Dari wawancara dengan beberapa warga masyarakat, seperti pemilik lahan Ahmad Fauzi Lubis, dia mengungkapkan rasa khawatir dengan kondisi semburan lumpur itu.

Ahmad Fauzi Lubis berharap ada solusi cepat untuk mengatasi hal tersebut sehingga tidak terjadi hal yang lebih buruk lagi.

Dia meminta perhatian Presiden Prabowo atau pemerintah pusat untuk mengatasi hal tersebut.

"Kalau Pemkab Madina gak ada itu, gak jelas itu," ucapnya.

Ia juga sempat menggambarkan kondisi terburuk, bila seluruh titik semburan itu menyatu dan memuntahkan lumpur panas dalam jumlah besar, maka yang menjadi sasaran bukan lagi air bersih dan tanaman warga, tapi nyawa penduduk Desa Roburan Dolok sudah terancam, bisa jadi akan menjadi Lapindo dua.

"Coba bayangkan, kalau seluruh titik ini menyatu, dan mengeluarkan lumpur panas dalam jumlah besar habis kami di sini, bisa jadi Lapindo dua. Ini benar - benar sangat membahayakan apalagi dengan kemunculan titik semburan yang tak bisa diprediksi," ujarnya.

Terkait peristiwa ini, Fauzi menyebut hampir seluruh warga di desa ini menyatakan secara tegas, munculnya titik-titik semburan lumpur panas di desa mereka akibat pembukaan sumur oleh PT SMGP yang ada di Desa Sibanggor.

"Ini muncul mendadak, serentak dalam waktu 2 bulan terakhir ini, penyebabnya karena PT SMGP buka sumur baru, " tutupnya.

Terkait kejadian semburan lumpur di Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan itu, Bupati Madina Saipullah Nasution mengunjungi lokasi lumpur panas, Minggu (27/4/2025).

Dia menyebut akan menyurati Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) terkait munculnya semburan lumpur panas di Roburan Dolok ini.

“Besok, Senin, saya akan langsung menyurati Ditjen EBTKE,” katanya.

Saipullah mengungkapkan, dia menerima informasi bahwa kondisi tersebut telah sampai ke Ditjen EBTKE dan pekan ini akan menurunkan tim untuk pengecekan langsung ke lokasi.

“Rencana mereka, tim akan turun antara Selasa, Rabu, untuk meneliti secara menyeluruh” sebut bupati.

Meskipun kondisi ini tidak berbahaya sesuai keterangan teknis PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), Bupati Saipullah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Editor : M. Erizal
#Lumpur Panas Menyembur di Mandailing Natal #semburan lumpur #madina