Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Progres Pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru Mencapai 50 Persen, Begini Penampakan Bagian Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Rengat

Eka Gusmadi Putra • Rabu, 21 Mei 2025 | 17:14 WIB
Konstruksi pekerjaan pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru yang merupakan bagian ruas Jalan Tol Pekanbaru-Rengat progresnya menyentuh 50 persen per April 2025.
Konstruksi pekerjaan pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru yang merupakan bagian ruas Jalan Tol Pekanbaru-Rengat progresnya menyentuh 50 persen per April 2025.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jalan Tol Lingkar Pekanbaru yang menjadi bagian dari ruas jalan Tol Pekanbaru-Rengat dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), pekerjaan pembangunannya terus digesa. Bahkan, per April 2025 ini, progres konstruksinya sudah menyentuh angka 50 persen.

Adalah PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), anak usaha PT Hutama Karya (Persero), mencatat kemajuan signifikan pada pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru ini.

“Per April 2025, progres fisik proyek telah mencapai 50 persen dari total panjang 30 km,” terang Direktur Operasi III HKI Aditya Novendra Jaya dalam keterangan resmi yang diterima Riaupos.co, Rabu (21/5/2025).

Tol Lingkar Pekanbaru ini akan menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang dengan Tol Pekanbaru-Dumai.

Hal ini tentunya akan meningkatkan konektivitas dan mempersingkat waktu tempuh masyarakat di sekitar Riau.

Adapun lingkup pekerjaan HKI pada proyek Jalan Tol Lingkar Pekanbaru ini yakni pengerjaan badan jalan tol, dua jembatan sungai, satu pasang rest area, kantor tol, serta tiga gerbang tol yang saat ini sedang dipercepat pengerjaannya di lapangan.

Sebagai kontraktor dalam proyek strategis nasional, HKI mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta penerapan teknologi konstruksi modern dalam pelaksanaan proyek.

Proyek ini tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Aditya menyampaikan bahwa pendekatan HKI dalam pembangunan tidak berhenti pada aspek teknis semata.

“Kami menempatkan proyek ini sebagai bagian dari solusi pembangunan berkelanjutan. HKI memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan mematuhi standar keselamatan, kualitas, dan lingkungan, sembari tetap menjamin kebermanfaatan sosial bagi masyarakat Riau,” ujar Aditya.

 

Sejalan dengan kebermanfaatan sosial bagi masyarakat Riau, dalam mengerjakan Tol Lingkar Pekanbaru, HKI melibatkan mitra lokal, mengikutsertakan masyarakat sekitar dan pemangku kepentingan lokal.

HKI juga menggunakan material lokal dalam proses konstruksinya. HKI senantiasa memastikan kepatuhan penuh terhadap seluruh regulasi pemerintah, termasuk pengelolaan material galian C.

Proses perolehan dan pemanfaatan material dilakukan secara legal melalui penyedia berizin, dengan pengawasan yang ketat untuk menjamin kesesuaian terhadap ketentuan lingkungan, teknis, dan administrasi.

Konektivitas yang dihadirkan Tol Lingkar Pekanbaru nantinya diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat Riau.

Dengan akses transportasi yang lebih mudah, distribusi logistik menjadi lebih efisien dan waktu tempuh perjalanan masyarakat semakin singkat.

Proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan wilayah Riau ke depan.

Editor : Eka G Putra
#Penampakan jalan lingkar tol pekanbaru #jalan tol rengat-jambi #Progres Jalan lingkar tol pekanbaru 50 persen #tol di riau #Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) #tol pekanbaru rengat #jalan tol lingkar pekanbaru 3 seksi #jalan tol lingkar pekanbaru #Pembangunan jalan lingkar tol pekanbaru