RIAUPOS.CO - Seoranga nggota DPRD Mentawai amsuk dalam daftar nama korban hilang dalam kecelakaan kapal penyeberangan di Perairan Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (14/7/2025).
Dalam kecelakaan kapal itu terdata sebanyak 11 korban dinyatakan hilang dan 7 korban berhasil selamat.
Berdasarkan data, 11 korban tersebut berasal dari sejumlah instansi. Termasuk seorang anggota DPRD Mentawai.
Berikut daftar nama 11 korban hilang yang masih dalam pencarian itu:
Simbeksin. L (BKPSDM)
Kevin. L (Keponakan Simbeksin)
Viktor. L (DPKP)
Wike. P (DPKP)
Sudarmono. L (PUPR)
Adolf Sakerebau
Isar (Anggota DPRD Mentawai)
Tesa (Anak Isar)
Roroi
Guntur Saleleubaja (DPKP)
Seorang anak perempuan (Belum diketahui nama dan usianya)
”Kami bergerak cepat begitu informasi diterima. Fokus kami adalah melakukan penyisiran di sekitar lokasi perkiraan kejadian untuk menemukan seluruh korban. Operasi ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan kami berharap seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai Rudi.
Selain korban hilang, Tim SAR Gabungan sudah berhasil mengevakuasi 7 korban selamat. Para korban itu terdiri atas:
Peter son (Op boat)
Marlon Saragi (DPKP)
Nensyah Niningtias (DPKP)
Emilia Contesa (DPKP)
Marhan Saleleubaja (DPKP)
Gunawan Toroi (Kontraktor)
Operator Boat (Nama belum diketahui)
Berdasar data yang diterima oleh Kantor SAR Mentawai, kecelakaan kapal penyeberangan itu terjadi pada koordinat 2°27'20.26"S 99°56'23.32"E atau sekitar 32,7 nautical mile dengan heading 140° dari Dermaga Tuapejat.
Rudi memastikan bahwa Tim SAR Gabungan sudah bergerak dan terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang.
”Operasi SAR akan terus dilanjutkan dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara berkala kepada publik,” ujarnya.
Editor : M. Erizal