Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Update Korban Banjir dan Longsor Sumatera: 961 Jenazah Ditemukan, Tim Masih Terus Mencari Korban

Yusnir. • Senin, 8 Desember 2025 | 20:15 WIB
Kuburan massal korban banjir bandang Kecamatan Palembayan, Kabulaten Agam.
Kuburan massal korban banjir bandang Kecamatan Palembayan, Kabulaten Agam.


JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatera terus meningkat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 961 jenazah telah berhasil ditemukan, hingga Senin, (8/12/2025).

BNPB mengatakan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi korban dari tiga wilayah terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pada proses pencarian yang dilakukan hari Senin, tim gabungan kembali menemukan puluhan korban meninggal. Tim gabungan itu terdiri dari Badan SAR Nasional atau Basarnas, BNPB, hingga relawan.

“Hari ini per pukul 16.00 WIB, tim yang dipimpin Basarnas dan didukung tim dukungan menemukan 40 jenazah,” kata Kepala Pusat Data, Komunikasi, dan Informasi BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers daring, Senin (8/12/2025).

Puluhan jenazah tersebut berasal dari lokasi berbeda di tiga provinsi terdampak. Sebanyak 23 jenazah ditemukan di Aceh, 9 di Sumatera Utara, dan 8 lainnya di Sumatera Barat. Dengan penemuan terbaru ini, total korban meninggal di Aceh naik menjadi 389 orang, di Sumatera Utara mencapai 338 orang, dan di Sumatera Barat menjadi 234 orang.

Tak hanya korban meninggal dunia, data pencarian terhadap warga yang belum ditemukan turut mengalami perkembangan. BNPB menyebut jumlah korban hilang kini tersisa 293 orang, menurun dari 392 pada hari sebelumnya.

“Tim gabungan di lapangan akan terus melakukan upaya semaksimal mungkin agar jumlah korban yang saat ini masih hilang bisa kita minimalkan, bisa kita reduksi sesedikit mungkin,” ucap Abdul Muhari.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam bencana tersebut. “Sekali lagi empati dan simpati mendalam bagi saudara-saudara kita keluarga korban,” pungkasnya.(yus)

Editor : Edwar Yaman
#bnpb ri #Banjir dan longsor Sumatera #korban bencana Sumatera